» berita utama
AP Photo/Sergey Ponomarev
08:12
ISTANBUL--MI: Daniel Guiza menjadi anggota pertama skuat Spanyol saat merebut juara Euro 2008 yang hengkang ke klub Turki Fernebahce mengikui pelatih Luis Aragones. Kepindahan Guiza dari Mallorca ini diumumkan Fenerbahce, Selasa (8/7).
ANTARA/WIDODO
02:01
Kasus Alih Fungsi Hutan
JAKARTA--MI: Menteri Kehutanan Malam Sambat Kaban membantah menerima dana suap sebesar Rp1 miliar dalam kasus alih fungsi hutan lindung di Bintang. Bahkan dia menuduh ada upaya pembunuhan karakter terhadap dirinya.
REUTERS/Toby Melville
00:54
LONDON--MI: Frank Lampard dipastikan akan tetap bertahan di Stamford Bridge. Gelandang tim nasional Inggris tersebut tidak akan hengkang dari Chelsea walau banyak klub papan atas Eropa menginginkan tanda tangannya di atas kertas kontrak.
ANTARA/Widodo
23:33
JAKARTA--MI: Polisi menangkap seorang pengedar sabu berinisial MI alias AK, 30, di tempat parkir umum Jalan Raya Gunung Sahari di depan Mangga Dua Square, Jakarta Utara. Dari MI disita barang bukti setengah kilogram sabu senilai Rp700 juta.
Antara/FANNY OCTAVIANUS
21:58
JAKARTA--MI: Wakil Presiden Jusuf Kalla pesimistis penyelesaian kasus pembunuhan aktivis HAM Munir akan berjalan tanpa kendala. Pasalnya, pemerintah mengakui kerap menghadapi kendala birokrasi dalam penanganannya.
Berita Utama : 1 2 3 4 5
 
editorial»
TAHUN depan, Indonesia melaksanakan pemilihan umum ketiga dalam era reformasi yang disanjung sebagai kelahiran kembali demokrasi.
Politik Multi Partai
Dengan TERLALU banyak Partai dalam PEMILU yang akan datang , terus terang sangatlah membikin makin tidak jelasnya bagi pemilih untuk mengetahui program partai -2 tersebut , karena terlalu banyak Partai-2.

Demikian juga sangatlah banyak uang yang terhambur dengan terbentuknya Partai-2 baru dan juga tentu Dana mereka dalam Kampanye yang akan datang.

Hasilnya bukannya saya skeptis , saya perkirakan NOL besar bagi rakyat.

Bukannya saya meng-agung2- kan diluar Indonesia , coba putuskan saja hanya ada dua PARTAI dimana yang satu akan menjalankan pemerintah dan satu lagi yang akan mengontrol Pemerintahan sebagai OPOSISI.

Nyatanya juga Pemerintahan sekarang dimana Presiden SBY dari partai Kecil harus bekoalisi dengan JK dari partai Golkar , dan juga para pembantu Presiden ( Menteri ) harus diambil dari beberapa Partai.
Ini memperlihatkan kurang effektifnya Menteri bekerja ,karena tetap di bayang-2 i dari Partai yang mereka bawa.

Indonesia akan mau mengarah ke Demokrasi , tetapi jelas-2 cara-2 Multi Partai sangat tidak effisien dan kita sudah lihat dipemerintah SBY - JK sendiri yang sering bersikap ragu-2.

Ok begitulah saya sendiri tidak melihat effisienya Politik Multi Partai , saya lebih setuju hanya ada DUA Partai.

Salam,
Budiman



Menjadi Politikus itu satu Kerjaan
Memang kedengarannya merdu, kalau kita bicara soal Demokrasi. Untuk mewujudkan demokrasi di negara kita, kita juga harus menghalalkan Berbagai Parati tumbuh seperti Jamur. Si Ali dulunya di Partai Lembu, karena nggak suka dengan pemimpinnya, maka dia mendirikan partai sendiri. Dan begitulah skenario politik di Indonesia sekarang ini.
DPR sudah berubah menjadi Dewan Perwakilan Partai. Karena Rakyat sudah terkeluar dari Agenda mereka. Di Sidang mereka cuma mementingkan Agenda Partai. Menteri yg mewakili Partai juga sama.
Rakyat ? sepertinya Rakyat tidak diberi pilihan lain, dengan jalan memberikan syarat-syarat yg tidak masuk akal untuk Calon Independent ikut bertanding dalam Pemilu. Demokrasi ? apa Demokrasi harus melalui Partai ?
Pertanyaannya, Apakah Mendirikan Partai Politik di Indonesia ini merupakan Business ? kalau tidak, masak mereka ngotot untuk membuat partai politik. Karena terbukti Partai Politik Bisa memuliakan orang. Bisa memberikan income yg bagus. Jadi menjadi Politikus di Indonesia ini bukan Panggilan Demokrasi, tapi merupakan salah satu Kerjaan.
Jadi daripada sekolah tinggi-tinggi, cari kerjaan aja susah, mendingan jadi Politikus , gaji gede tunjangan gede , bisa jalan jalan keluar negeri dll.Hasilnya ? Para wakil Rakyat di DPR sering atau bahkan selalu NGGAK MUTU dan kesannya seperti KERE MUNGGAH MBALE. Mereka kaget dan seperti mendapat cultural shock, hasilnya kebanyakan mereka jadi NORAK.
Itulah hasil Demokrasi kita. Kecuali kita membatasinya atau menetapkannya menjadi DUA partai Koalisi besar. ASkan lebih terarah dan lebih jelas kerjanya dan jelas cara mengontrolnya. Seperti di US partai Republican dan Democrate. Kalau yg satu gagal, pilih yg satu lagi. Biar mereka bersaing. Kalau kebanyakan Partai, malah bukan demokrasi yg kita dapat, tapi ketidak jelasan pemerintahan seperti selama ini kita rasakan.


Pertanda Meningkatnya Korupsi
Menurut saya, banyaknya partai yang ikut pemilu tidak mencerminkan kondisi sesungguhnya mengenai perilaku demokrasi dari warga negara melainkan perilaku ingin berkuasa dari sebagian elit yang punya duit. Jika hal tersebut benar maka ini suatu pertanda bahaya (red flag) yang harus diwaspadai.
Jika mencermati adanya partai baru sebanyak 16 partai yang sudah lolos verifikasi faktual dari KPU, kita dapat berandai-andai dengan menghitung rata-rata ongkos untuk mendirikan 1 (satu) partai baru sebagai berikut:
- Pendirian Kantor Pusat Partai minimal Rp 1,00 M
- Pendirian DPD I (20 DPD x Rp200 juta) Rp 4,00 M
- Pendirian DPD II (10 DPD x20x Rp50 juta) Rp10,00 M
Jumlah Rp15,00 M
Total 16 Partai x Rp14,50 M = Rp240 Milyar

Ayo KPK dan PPATK harus waspada, jangan-jangan duit untuk bikin partai baru merupakan pencucian uang hasil korupsi, siapa tahu....waspadalah.


SELEKSI YANG KETAT
Partai harusnya diseleksi secara ketat, karena kita tahu bahwa Partai identik dengan premanisme. Karena rata2 partai yg mencari dana pelantikan atau lainnya selalu dari pengusaha. Bayangkan bila partai membludak, berarti berapa banyak biaya yg akan dikeluarkan oleh pengusaha.



Apatis
Saya tidak mengerti bagaimana sih pikiran orang yang pinter-pinter itu masalah Multi Partai kok terus diterjemahkan bikin Partai sebanyak-banyaknya yang ujung-ujungnya juga mencari Duwit mbok cari duwit itu lewat kerja keras usaha yang nyata. Rakyat ini sing dibutuhkan bukan banyaknya Parpol tapi Kesejahteraan, dan itu jelas tidak harus lewat mendirikan Partai Politik apalagi parpol yang bisanya hanya menggerakkan orang Demo, gegeran, dlsb. Pokoknya Rakyat ini sudah Muak dengan yang begituan sekarang sing dibutuhno SANDANG, MANGAN, PAPAN, KESEJAHTERAAN TTK.


APAPUN SISTEMNYA, KALAU TABIAT BANDIT PARA ELIT GA KUNJUNG DIHILANGKAN.
SEMUA MANUSIA PUNYA PERANGAI BAIK DAN BURUK, DEMIKIANPUN DENGAN SEMUA SISTEM PEMILU. KALAU PERANGAI BAIK YANG DIDASARI ETIKA, PUNYA MALU, TIDAK RAKUS, TIDAK MAIN REKAYASA, PASTILAH YANG BAIK AKAN MENONJOL, TETAPI JIKA PERANGAI BANDIT YANG DIGUNAKAN, YA GITULAH JADINYA.
HEMAT SAYA MANUSIA NEGERI INI DILANDA KETAKUTAN, PARANOID, TAKUT KURANG BERKUASA, TAKUT TIDAK KAYA, TAKUT TIDAK DIHORMATI (WALAUPUN BERTINDAK YANG GA PATUT) TAKUT KALAU UDA JADI PEMIMPIN 5 TH GA JADI 10 TH, NANTI SETELAH 10TH KOG GA 15 TH, DEMIKIAN SETERUSNYA SETAN TAKUT MENGHANTUI PERANGAI KITA, TERUTAMA PARA ELIT KITA.

DI AMRIK SAJA YANG SUPER POWER, NEGARA KAYA LAGI, KAMPIUN DEMOKRASI (WALAU ADA SAJA KELAKUAN KECIL YANG MELANGKAR SIFAT DEMOKRASI) HANYA PUNYA 3 PARTAI, NEGERI INI KAYA BUKAN KAYA YANG MEMAKMURKAN TAPI KAYA MASALAH, TERMASUK KAYA JUMLAH PARTAI, KITA BUKANNYA MALU DENGAN JUMLAH PARTAI YANG DEMIKIAN BANYAK, TAPI MALAH BANGGA, TERUTAMA PARA PENDIRI PARTAI YANG BARU-2, BARU SAJA BEDA PENDAPAT SEDIKIT SAJA DALAM IDEOLOGI, EH LANTAS BIKIN PARTAI, JADI KESANNYA GA LEBIH SEKADAR BIKIN GENG-GENGAN, APA ITU BUKAN PERANGAI BANDIT DARI SEBAGAI KOMPONEN BANGSA KITA, CARI UANG DARI KELAKUAN INI DENGAN BERPAYUNGKAN DEMOKRASI (BEBAS SEKUAT UDELE), KPU PUN SAMI MAWON, MALAH SENANG PARTAI BANYAK AGAR ANGGARAN JADI TAMPAK WAJAR KALAU BENGKAK, UDAH MISKIN EH MALAH BOROS GA KETULUNGAN.

MEMANG NAMPAKNYA KALAU INGIN BENAR2 WARAS, 2 GENERASI WARGA INI MESTI DITUNGGU HILANG DULU, KARENA MEREKA UDA TIDAK TAU LAGI KESALAHAN YANG DIPERBUATNYA (SEORANG NABI BESAR PERNAH MINTAKAN AMPUN PADA TUHAN, DEMIKIAN BUNYI, OH TUHAN AMPUNILAH MEREKA KARENA MEREKA GA TAHU KESALAHAN/DOSA YANG DIPERBUATNYA, DEMIKIANPUN KITA YANG MASIH WARAS MELIHAT FENOMENA ANEH NEGERI INI, GA BISA BERBUAT APA-2, NGOMEL-2 JUGA KAGAK ADA ARTINYA, CUMA BISA BERDOA MINTA AMPUNKAN MEREKA KEPADA TUHAN, KARENA MEREKA MEMANG TIDAK TAU APA DOSA MEREKA, MEREKA HANYA TAHU DUIT, KEKUASAAN, KERAKUSAN WALAU DENGAN TAMPANG KUSAM.


Harapan Bondowoso pada Media Indonesia
Sebenarnya penundaan pencairan dana BLT bukan dari kekhawatiran Bupati Bondowoso terkait Pilkada yang akan digelar, dengan dalih akan adanya kemungkinan ditungganginya bagi para Calon yang berkompetisi dalam pertarungan Pilkada tersebut.
Bisa dicrosscheck ke Kabupaten Bondowoso bagaimana sebenarnya kehidupan rakyatnya. Bukan tidak mungkin ada rakyat yang tidak makan.
Kalau Bupatinya tidak mendukung pasangan salah satu calon Kandidat, pasti BLT akan segera diturunkan.
Lha wong pihak dari Kantor Pos sudah siap untuk mengeluarkan dana BLT tersebut kok, justru ada indikasi kalau pihak Pemkab yang berusaha untuk menunda pencairan kepada pihak Kantor Pos.
anehnya Kabupaten sekitar Bondowoso sudah mengaluarkan dana BLT tersebut pada Rakyatnya kok.
Harapan besar pada Media Indonesia untuk turun kebawah, ungkap realita sesungguhnya.
Pihak Masyarakat Bondowoso sebenarnya saat ini sudah jadi korban Politik Pilkada, disertai Kebijakan Bupati yang terkesan memang tak pro ke Rakyat.
Terimakasih atas perhatian dari segenap redaksi Media Indonesia, bantulah Rakyat Bondowoso.



Get the Flash Player to see this player.


09:28
MILAN--MI: Menjelang musim kompetisi mendatang, bursa pemain terus bergulir. Salah satu berita besar kepindahan pemain adalah kemungkinan hengkangnya Kaka dari AC Milan.
08:12
ISTANBUL--MI: Daniel Guiza menjadi anggota pertama skuat Spanyol saat merebut juara Euro 2008 yang hengkang ke klub Turki Fernebahce mengikui pelatih Luis Aragones. Kepindahan Guiza dari Mallorca ini diumumkan Fenerbahce, Selasa (8/7).
07:08
JAKARTA--MI: Ketua FPAN Zulkifli Hasan, Selasa (8/7) menyatakan DPR dijadwalkan menggelar pemilihan pimpinan panitia angket, Rabu (9/7) ini.
06:25
TOKYO--MI: Presiden Rusia Dmitry Medvedev dan PM Jepang Yasuo Fukuda Selasa setuju untuk memecahkan perselisihan wilayah yang telah berusia beberapa dasawarsa secepat mungkin, pejabat Jepang mengatakan, Selasa (8/7).
05:54
Pilkada Maluku
04:27
Melina Kanakaredes
02:01
Kasus Alih Fungsi Hutan
00:31
Perolehan Medali Sementara
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Webtorial»
Finansial Trend
Tips hemat dalam menggunakan dan belanja memakai kartu kredit
Dipersembahkan oleh :
Smart Traveling
Informasi seputar destinasi domestik dan internasional diatas bisa Anda baca disini.

Dipersembahkan oleh :
suplemen »
«
Media Perempuan
Sofia Coppola adalah seorang sutradara film, artis, produser dan ...
Media Hidup sehat
Sesaat setelah melahirkan anak pertama, banyak para ibu yang mengalami kekhawatiran berlebihan karen ...
Media tanah air
Jelajahi Jawa Barat dan sekitarnya. Juga informasi seputar Tanah Air khas Media Indonesia.
Media Box »
«
Media Cinema
Agen rahasia Maxwell Smart (Steve Carell) yang ceroboh, dikenal juga sebagai Agen 86, bahu membahu ...
Media Pustaka
Peringatan Penerbit!
Di tangan yang salah, buku ini bisa sangat berbahaya. Kam ...
Media Fotografi
AKSI ANARKISTIS MAHASISWA: Mobil Toyota Avanza B 1019 PQ milik pemerintah dibakar oleh pengunjuk rasa di kawasan Semanggi, J ...
Partners & Event
Media Group
© 2008 Media Indonesia. All rights reserved. Comments & suggestions please email micom@mediaindonesia.com
Generate : 1.88 detik.  |   1997 User Online