Megapolitan

Basuki Kembali Ritual Muncul Lagi

Selasa, 18 April 2017 09:05 WIB Penulis: Yanurisa Ananta/J-1

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kiri) berbincang dengan para penyandang disabilitas seusai melihat bus Trans-Jakarta khusus bagi penyandang disabilitas di Gedung Balai Kota, Jakarta, Senin (17/4). -- ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

NADI Pendopo Balai Kota DKI Jakarta kembali berdenyut saat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mulai berkantor lagi, kemarin. Hal itu ditandai dengan munculnya kembali antrean warga sejak pukul 06.00 WIB di depan pendopo.

Kembalinya Basuki setelah cuti selama 1,5 bulan membuat kebiasaan lama hidup kembali. Kebiasaan tersebut sudah seperti ‘ritual’ di pagi hari, yakni mendengar keluhan warga.

Begitu tiba di Balai Kota pukul 08.45 WIB, Basuki yang pagi itu berseragam pegawai negeri sipil (PNS) berwarna cokelat langsung diserbu warga yang ingin mengadu atau sekadar berswafoto bersama.

Seperti biasa, Basuki pun menyapa dan meladeni permintaan berswafoto dulu selama sekitar 20 menit sebelum menilik satu per satu aduan warga.

Beragam aduan diperiksa calon gubernur petahana dalam kontestasi Pilkada 2017 itu, di antaranya warga Pulogebang Permai, Jakarta Timur, yang berbondong-bondong mengadukan praktik premanisme di lingkungan tempat tinggal mereka. Dalam menanggapi hal itu, Basuki menyarankan untuk memfoto orang yang berulah itu dan segera melaporkannya ke polisi.

“Kalau sempat, difoto saja Bu. Bereskan saja itu preman-preman,” seru Basuki yang didampingi beberapa stafnya.

Basuki berharap, di masa mendatang, jumlah warga yang mengadu langsung kepada dirinya berkurang karena hal itu bisa menjadi parameter tingkat kepuasan warga atas layanan yang diberikan satuan kerja perangkat daerah (SKPD). (Yanurisa Ananta/J-1)

Komentar