Ekonomi

Kementerian Perdagangan Mulai Realisasikan SIPD

Jum'at, 21 April 2017 23:45 WIB Penulis: Ferdinand

MI/Rommy Pujianto

KEMENTERIAN Perdagangan mulai merealiasikan pembangunan Sistem Informasi Perdagangan Dalam Negeri (SIPD) sebagai upaya mengendalikan harga komoditas pangan.

Hal itu diungkapkan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di sela-sela peresmian bangunan baru Pasar Klewer di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (21/4). ''Jawa Timur sudah mulai, nanti secara bertahap ke provinsi-provinsi lain,'' katanya.

Enggartiasto optimistis SIPD akan menjadi sarana yang efektif. Sebab, sistem itu menyediakan data mengenai pasokan, permintaan, dan harga komoditas pangan secara real time. Data tersebut bisa dipantau dari pusat pengendali di Kemendag hingga sentra produksi dan konsumsi di tingkat desa.

''Kita akan tahu kondisi pasokan, permintaan dan harga komoditas pangan dari waktu ke waktu," jelasnya.

Terkait upaya pengendalian harga menjelang Ramadan tahun ini, Enggartiasto mengatakan sudah meminta seluruh eselon satu di lingkungan Kemendag untuk memantau kondisi stok dan harga. Saat ini sudah lebih dari 60% dari jumlah provinsi yang dipantau.

Dia juga sudah mengumpulkan data dari Dinas Perindustrian dan perdagangan kabupaten dan kota, dan posisinya sangat aman. Stok bahan pokok tersedia sampai Juli, begitu pula dengan harganya.

Demikian pula beberapa komoditas yang masuk kategori volatile food. Stoknya dalam kondisi aman, pasar ritel dan modern juga mematuhi harga eceran tertinggi yang ditetapkan.

''Di pasar tradisional juga sudah mulai turun. Insya Allah ini akan terkendali,'' tegasnya. (OL-4)

Komentar