Nusantara

Penyelidikan Video Viral Kapolres Simalungun Diduga Pesta Miras Belum Tuntas

Sabtu, 15 July 2017 19:42 WIB Penulis: M Harizal/MTVN

youtube

TIM penyelidik Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sumatra Utara hingga hari ini masih melakukan penyelidikan di Polres Simalungun dan wilayah Pematang Siantar terkait adanya viral dugaan Polres Simalungun mabuk dan mencekoki rekannya dengan miras di sebuah lokasi hiburan. Video tersebut sempat menjadi viral di Youtube.

Tim penyelidik masih mengumpulkan berbagai keterangan dari saksi maupun bukti seperti rekanan CCTV dari lokasi tempat hiburan di kawasan Pematang Siantar itu. Tim penyelidik yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumatra Utara hingga saat ini masih melakukan penyelidikan terkait video yang diduga pelanggaran kode etik profesi oleh Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberti Panjaitan.

Penyelidikan terkait video yang beredar di Youtube tersebut belum tuntas meski Marudut pada Jumat (14/7) sudah diperiksa di salah satu hotel di kawasan Pematang Siantar, termasuk beberapa saksi yang hadir saat peristiwa tersebut terjadi.

Selain memeriksa saksi-saksi yang terdiri dari pengunjung dan karyawan, tim juga mengambil salinan video rekaman dari CCTV pada Rabu (12/7) sebagai barang bukti.

"Seluruh keterangan dari AKBP Marudut Liberti Panjaitan maupun keterangan para saksi akan kembali dikonfrontir/ dan kemudian disesuaikan dengan video yang diunggah di Youtube maupun rekaman pada CCTV untuk mengetahui keasliannya," ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting.

Rina sendiri mengakui bahwa pihaknya tengah menunggu hasil penyelidikan selesai secara keseluruhan terkait aksus ini. Dikatakan, Marudut belum dikenai sanksi, karena untuk menentukan sanksi harus melalui sidang kode etik profesi.

"Jika penyelidikan telah tuntas maka akan segera dilakukan sidang kode etik profesi agar perkara ini tidak berlarut larut," ujarnya.(OL-3)

Komentar