Advertisiment
Riau Airlines Tambah 30 Pesawat hingga 2013
Selasa, 09 Februari 2010 11:16 WIB      0 Komentar     51   0

CETAK

KIRIM

FACEBOOK

Riau_Airlines_Tambah_30_Pesawat_hingga_2013

MI/Bagus Himawan

PEKANBARU--MI: Maskapai Riau Airlines (RAL) melakukan penambahan 30 pesawat baru jenis berbadan kecil hingga 2013 untuk menghadapi kebijakan liberalisasi penerbangan di kawasan ASEAN atau yang dikenal open sky policy yang diberlakukan pada 2015.

"Sedikitnya hingga 2013 nanti RAL melakukan penambahan armada pesawat jenis jet untuk mengantisipasi ASEAN open sky policy yang segera akan diberlakukan," kata Direktur Utama RAL, Teguh Triyanto di Pekanbaru, Selasa (9/2). Penambahan armada pesawat baru berkapasitas 30-50 kursi penumpang itu dilakukan dalam upaya memposisikan RAL sebagai maskapai pengumpan (feeder) dengan melayani rute penerbangan jarak pendek.

Dengan posisi tersebut, akan memudahkan RAL untuk bersinergi dengan maskapai se-wilayah ASEAN dan melakukan ekspansi usaha dalam menggarap pasar dunia penerbangan terutama di Pulau Sumatra. Berdasarkan rapat koordinasi gubernur se-Sumatra yang diikuti oleh 10 pemerintah provinsi yang berlangsung di Pekanbaru 19-21 Desember 2009, direkomendasi pembentukan Sumatera Air dan RAL berperan sebagai operator penerbangan dari program itu.

Rekomendasi itu juga telah membuahkan hasil yang cukup positif bagi RAL karena Pemerintah Provinsi Bangka Belitung telah menyatakan komitmen untuk melakukan kerja sama dalam membuka sejumlah rute penerbangan di daerah kepulauan itu. "Fokus utama kami memang Pulau Sumatra. Namun, tidak menutup kemungkinan kita akan menggarap pasar seperti di Pulau Jawa atau kawasan lain di Indonesia asalkan sesuai dengan posisi kita sebagai feeder," jelasnya.

Hingga kini, pihaknya telah mengantongi sejumlah jenis pesawat keluaran pabrikan baik dari Eropa atau Amerika dalam mendukung rencana bisnis maskapai milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang 51 persen kepemilikan sahamnya dikuasai Pemerintah Provinsi Riau itu. "Ada sejumlah nama yang telah kami kantongi untuk rencana bisnis ke depan. Tapi, yang jelas dengan posisi sebagai feeder kami ingin saling mengisi bersama maskapai lain dengan bertujuan memudahkan masyarakat melakukan perjalanan," ujarnya. (Ant/OL-04)

Bookmark and Share  

KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
Lihat Komentar
Klik pada tombol + untuk melihat komentar pada article ini !

MORE NEWS
Kamis, 02 September 2010 21:32 WIB
Kamis, 02 September 2010 20:10 WIB
Kamis, 02 September 2010 18:15 WIB
Kamis, 02 September 2010 17:37 WIB
Kamis, 02 September 2010 15:26 WIB
Kamis, 02 September 2010 12:06 WIB
Kamis, 02 September 2010 11:12 WIB
Kamis, 02 September 2010 11:07 WIB
Kamis, 02 September 2010 08:41 WIB
Kamis, 02 September 2010 01:20 WIB
Rabu, 01 September 2010 22:06 WIB
Rabu, 01 September 2010 21:58 WIB


   Index Berita