Rabu, 22 April 2009 15:00 WIB
oregonstate.edu
VITAMIN B12 tidak hanya bagus untuk menjaga kesehatan jantung tetapi juga berfungsi untuk melindungi otak dari serangan kepikunan. Sebuah penelitian dari Universitas Oxford menemukan, mereka yang mempunyai kadar vitamin B12 lebih rendah dari rata-rata mempunyai kemungkinan 6 kali lebih besar mengalami pengerutan otak. Dan pengerutan otak ini, sangat berkaitan dengan risiko mengalami demensia.
Vitamin B12 (cobalamin) merupakan jenis vitamin yang larut dalam air. Tetapi, berbeda dengan vitamin yang larut dalam air lainnya, vitamin ini tidak dikeluarkan dengan cepat melalui urin. Tetapi, akan terakumulasi dan tersimpan dalam hati, ginjal dan jaringan tubuh lainnya. Sebagai akibatnya, kekurangan vitamin B12 tidak akan terdeteksi sampai 5-6 tahun kemudian.
Vitamin ini berfungsi sebagai donor metil dan bekerja sama dengan asam folik dalam proses sintesa DNA dan sel-sel darah merah. Hal ini sangat penting untuk mempertahankan kesehatan jaringan myelin yang mengelilingi sel-sel saraf.
Kekurangan vitamin B12 bisa menyebabkan gangguan saraf yang sangat berkaitan erat dengan demesia dan penyakit alzheimer. Pasien yang mengalami gejala penyakit alzheimer biasanya juga mengalami kekurangan vitamin B12. Gejala-gejala ini biasanya bisa diatasi dengan penggunakan suplemen. Selain itu, kekurangn vitamin B12 juga berkaitan dengan asma, depresi, AIDS, multiple sclerosis, serta rendahnya jumlah sperma.
Jumlah kebutuhan vitamin B12 tubuh sebenarnya tidak terlalu banyak. Ukurannya hanya sekitar 2 microgram per hari. Tetapi, vitamin ini tidak bisa diserap tubuh dengan baik. Karena itu, ada baiknya Anda mengkonsumsi vitamin B12 dalam jumlah besar baik melalui diet atau suplementasi.
Anda bisa mendapatkan vitamin B12 dengan mengkonsumsi hati, khususnya hati domba, dan ginjal. Selain itu, bisa juga dari telur, keju, ikan, daging, serta sereal yang telah diperkaya dengan berbagai nutrisi, serta susu. Tetapi, sayur dan buah-buahan merupakan makanan yang paling sedikit mengandung vitamin B12. beberapa survei telah menemukan, vegetarian yang sangat ketat dan dalam jangka waktu yang lama bisa mengakibatkan kekurangan vitamin B12. Sebagian orang tua juga mengalami defisiensi vitamin B12. Hal ini karena produksi faktor intrinsik, yang diperlukan dalam penyerapan vitamin dari usus halus, semakin menurun seiring bertambahnya usia.
Untungnya, telah tersedia suplemen vitamin B12 yang aman dan efisien untuk menjadi pilihan Anda. Sebagian besar pil multi vitamin mengandung 100-200 microgram bentuk cyanocobalamin dari vitamin B12. Zat ini masih harus diubah menjadi methylcobalamin atau adenosylcobalamin agar bisa diserap oleh tubuh. Penyerapan vitamin B12 juga menjadi salah satu masalah suplementasi. Dari 500 micogram cyanocobalamin yang dikonsumsi, hanya akan diserap tubuh sebanyak 1.8 microgram. Jadi, sebagian besar multi vitamin juga tidak menyediakan asupan harian yang cukup bagi tubuh.
Cara yang terbaik untuk mendapatkan asupan yang cukup adalah dengan menghancurkan tablet methylcobalamin (1000 microgram) di bawah lidah setiap hari. Dengan memadukan suplemen dan mengkonsumsi makanan sumber vitamin B12, diharapkan bisa melindungi otak dan mencegah kepikunan.