Temuan itu dimuat dalam Journal of the American College of Cardiology.
Penelitian pertama yang dilakukan tim Italia mengungkapkan, dari 291 pria yang mengidap diabetes tipe 2, mereka juga memiliki masalah ED, berisiko dua kali lipat terserang penyakit jantung, stroke, dan masalah kardiovaskular lainnya dalam empat tahun.
Pada penelitian kedua, para peneliti Hong Kong menganalisis sejumlah pria dengan diabetes tipe 2 yang sebelumnya tidak menunjukkan indikasi penyakit jantung. Mereka menemukan subjek penelitian yang mengidap diabetes tipe 2 serta ED, mempunyai 58% kecenderungan meninggal karena serangan jantung.
Menurut Dr Peter Chun-Yip Tong yang memimpin penelitian Hong Kong, ED adalah bukti awal rusaknya pembuluh darah akibat diabetes dan faktor risiko penyakit jantung, seperti tekanan darah tinggi.
|
Senin, 21 Mei 2012 12:30 WIB
|
|
Rabu, 16 Mei 2012 13:20 WIB
|
|
Kamis, 10 Mei 2012 09:10 WIB
|
|
05 Mei 2012 15:35 WIB
|
|
05 Mei 2012 13:00 WIB
|
|
Rabu, 02 Mei 2012 14:00 WIB
|
|
Selasa, 01 Mei 2012 12:45 WIB
|
|
28 April 2012 13:10 WIB
|
|
Rabu, 25 April 2012 15:40 WIB
|
|
Selasa, 24 April 2012 15:00 WIB
|
|
Selasa, 24 April 2012 09:15 WIB
|
|
Selasa, 17 April 2012 14:00 WIB
|