Hasil riset Claudio Nicoletti dan kolega di Institute of Food Research di Norwich, Inggris, menemukan bakteri baik dalam minuman fermentasi yang dikonsumsi setiap hari. Bakteri baik itu menyeimbangkan antibodi dan mengubah respons sistem kekebalan yang biasanya menyebabkan alergi.
Nicoletti meneliti sukarelawan yang memiliki sejarah alergi musiman.
Sukarelawan diminta mengonsumsi susu dengan kandungan Lactobacilluscasei selama lima bulan. Tim riset kemudian mengambil sampel darah mereka.
Hasilnya, mereka yang mengonsumsi minuman fermentasi memproduksi antibodi lebih rendah yang menyebabkan gejala alergi dan pada saat bersamaan memproduksi antibodi Icg dalam jumlah banyak. Icg berperan mencegah alergi.
Kandungan bakteri baik biasanya paling banyak ditemukan pada susu dan yoghurt.
|
Rabu, 23 Mei 2012 15:10 WIB
|
|
Jumat, 18 Mei 2012 09:30 WIB
|
|
Rabu, 16 Mei 2012 12:11 WIB
|
|
Selasa, 15 Mei 2012 14:15 WIB
|
|
Selasa, 15 Mei 2012 12:13 WIB
|
|
Minggu, 13 Mei 2012 16:00 WIB
|
|
Jumat, 11 Mei 2012 12:30 WIB
|
|
Jumat, 11 Mei 2012 09:15 WIB
|
|
Senin, 07 Mei 2012 10:00 WIB
|
|
Minggu, 06 Mei 2012 10:00 WIB
|
|
Jumat, 04 Mei 2012 09:30 WIB
|
|
Rabu, 02 Mei 2012 09:00 WIB
|