Walaupun para peneliti menekankan pentingnya cuci tangan secara 
"> Walaupun para peneliti menekankan pentingnya cuci tangan secara 
, hidup sehat, sex, cantik, kesehatan, makanan, gaya hidup, terapi penyakit, info obat, pengobatan alternatif, jurnal kesehatan, berita, aktual, editorial, politik, kriminal, olahraga, polkam, ekonomi, hukum, nusantara, jabotabek, sains, teknologi, keamanan, hiburan, entertain, artist, sby, lapindo, internasional, tsunami, gempa, gempa bumi, longsor, pariwisata, sepakbola, humaniora, asian games, sea games, olimpiade, pemilu, pilkada, gubernur, kepala daerah, bupati, wali kota, walikota, dpr, mpr, menteri, negara, presiden, wapres, kala, metrotv, paloh, surya paloh">
Kamis, 06 November 2008 11:00 WIB
Bakteri di Tangan Perempuan
Penulis : Ikarowina Tarigan

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Bakteri di Tangan Perempuan

edition.cnn.com/images


Selalulah cuci tangan, terutama Anda para perempuan

Walaupun para peneliti menekankan pentingnya cuci tangan secara teratur, tetapi mereka juga menyatakan bahwa cuci tangan tidak membunuh bakteri.

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa terdapat lebih banyak jenis bakteri di tangan perempuan daripada di tangan pria.

Setiap orang mempunyai jenis bakteri yang jauh lebih banyak daripada yang diharapkan peneliti.

Rob Knight, asisten profesor di bagian biokimia Universitas Colorado mengatakan bahwa hal yang paling mengejutkan adalah perbedaan jenis bakteri yang terdapat di antara individu dan juga di antara kedua tangan individu itu sendiri.

”Jumlah bakteri yang terdeteksi di tangan para partisipan merupakan hal yang mengejutkan begitu juga dengan beragam jenis bakteri yang hidup di tangan perempuan,” kata Noah Fierer, pemimpin penelitian yang juga merupakan asisten profesor di departemen ekologi dan evolusi biologi Colorado.

Para peneliti juga tidak yakin mengapa perempuan mempunyai jumlah bakteri yang lebih banyak daripada pria, tetpai Fierer menyatakan bahwa ini ada hubungannya dengan keasaman kulit.

Knight mengatakan bahwa pria pada umumnya mempunyai kandungan asam yang lebih tinggi di kulitnya daripada perempuan.

Kemungkinan lainnya adalah perbedaan produksi kelenjar keringat dan kelenjar minyak diantara pria dan perempuan.

Knight menambahkan bahwa di bawah permukaan kulit perempuan juga mungkin hidup berbagai bakteri yang tidak terakses saat cuci tangan.

Apakah hal ini membuat pria perlu merasa cemas memegang tangan perempuan?

Knight menuturkan bahwa hal ini tergantung pada perempuannya.

Dia menegaskan bahwa sebagian besar bakteri yang hidup dalam tubuh kita tidak berbahaya tetapi juga tidak menguntungkan, serta hanya terdapat sedikit jenis bakteri yang patogen.

Penelitian ini melibatkan 51 mahasiswa, jadi semuanya ada 102 tangan. Sampel ini diperiksa dengan menggunakan system alat yang detai dan akurat untuk mendeteksi bakteri DNA.

Mereka mengidentifikasi 4742 spesies bakteri. Dari jenis ini hanya 5 yang terdapat secara seragam pada tangan semua partisipan.
Rata-rata tangan mengandung 150 spesies bakteri.

Penelitian ini menemukan bahwa setiap individu mengandung bakteri yang berbeda-beda dengan individu lainnya, bahkan pada satu individu, tangan kiri dan tangan kanannya hanya mengandung bakteri yang sama sebesar 17 %.

Fierer mengatakan bahwa perbedaan antara tangan yang dominan dengan yang tidak dominan mungkin disebabkan oleh kondisi lingkungan seperti produksi minyak, kadar garam, cairan atau permukaan alam yang disentuh oleh setiap tangan individu.

Para peneliti ini juga mengatakan bahwa koloni bakteri akan kembali terbentuk setelah cuci tangan serta cuci tangan sendiri tidak membunuh sebagian besar bakteri taxa yang ditemukan pada permukaan kulit

Penelitian ini berhasil membedakan jenis-jenis bakteri yang ditemukan, tetapi belum mampu menghitung jumlah total bakteri pada masing-masing tangan.
MORE INFO
Senin, 21 Mei 2012 12:30 WIB
Rabu, 16 Mei 2012 13:20 WIB
Kamis, 10 Mei 2012 09:10 WIB
05 Mei 2012 15:35 WIB
05 Mei 2012 13:00 WIB
Rabu, 02 Mei 2012 14:00 WIB
Selasa, 01 Mei 2012 12:45 WIB
28 April 2012 13:10 WIB
Rabu, 25 April 2012 15:40 WIB
Selasa, 24 April 2012 15:00 WIB
Selasa, 24 April 2012 09:15 WIB
Selasa, 17 April 2012 14:00 WIB
image image image image image