Selasa, 17 Maret 2009 15:10 WIB
Obat Kolesterol Bantu Pasien Asma
Penulis : Ikarowina Tarigan

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Obat Kolesterol Bantu Pasien Asma

www.dailymail.co.uk

PENELITIAN di bidang kesehatan kembali membawa hasil yang menggembirakan. Pasalnya,
statin, obat yang efektif menurunkan kolesterol, tidak hanya bagus untuk jantung
tetapi juga membantu pasien asma. Hal ini ditemukan dalam sebuah studi terbaru.
Berdasarkan studi tersebut, statin mengurangi frekuensi pasien asma untuk dirawat di
rumah sakit atau di ruang gawat darurat hingga 1/3-nya.

Sekitar 22 juta warga Amerika menderita asma. Asma ini disebabkan oleh peradangan
dan pembengkakan saluran pernapasan. Peradangan ini akan menyebabkan produksi mucus
berlebih dan mempersempit saluran pernapasan. Penyempitan saluran pernapasan, pada
akhirnya akan menimbulkan gejala-gejala asma seperti napas pendek atau napas
terengah-engah serta batuk.

"Masuk akal kalau statin membantu meredakan asma," terang peneliti Eric J. Stanek,
PharmD, dari Medco Health Solutions Inc.

Menurut Stanek, studi yang dilakukan pada
hewan menunjukkan kalau statin mengurangi peradangan pada paru-paru. Selain itu,
terang dia, sebuah studi baru-baru ini juga menunjukkan kalau statin mengurangi
risiko serangan jantung dan stroke pada orang dengan kadar kolesterol normal.
Tetapi, statin juga meningkatkan kadar protein C-reaktif yang dikaitkan dengan
masalah jantung.

Dalam studi baru tersebut, para peneliti dari Medco dan Brigham and Women's Hospital
di Boston menyisir kembali data medis lebih dari 12 juta pasien yang tercatat di
database Medco. Mereka menemukan 6574 pasien yang menggunakan inhaled
corticosteroid, terapi utama asma, dalam resep pertama mereka, di tahun 2006. 2103
orang dari pasien ini juga menggunakan obat statin.

Semua pasien sudah pernah dirawat di rumah sakit atau ruang gawat darurat karena
asma paling tidak sekali dalam rentang waktu 12 bulan sebelumnya.

Diantara pasien yang menggunakan statin, 42% diantarnya menggunakan Lipitor, 25%
menggunakan Zocor, dan 8% menggunakan Crestor. Pasien yang lain menggunakan
pravachol, mevacor, lescol atau gabungan dari obat-obat ini.

Dalam waktu setahun, jumlah pasien pengguna statin lebih sedikit yang dirawat di
rumah sakit atau di ruang gawat darurat (20.5%) dibandingkan dengan pasien yang
tidak menggunakan statin (29.4%). Menurut Stanek, perbedaan ini cukup signifikan.

"Dosis statin tidak mempengaruhi hasilnya," jelas Stanek. Selain itu, lanjut dia,
jenis statin juga tidak mempengaruhi pengaruhnya terhadap asma."Tidak ada alasan
untuk membedakan jenis statin karena semua bekerja sama baiknya," tegas Stanek.

Walaupun statin terbukti efektif, Nancy Ostrom, MD, wakil direktur Allergy and
Asthma Medical Group and Research Center di San Diego, mengingatkan agar pasien asma
jangan tergesa-gesa menggunakan statin untuk mengatasi asma."Penelitian
membangkitkan pertanyaan menarik yang masih memerlukan penelitian lebih lanjut,"
terang dia.

Menurut Stanek, sekitar 30 % pasien asma juga mempunyai kolesterol tinggi dan faktor
risiko penyakit jantung dan stroke lainnya yang mungkin juga memerlukan terapi
statin.

"Penelitian ini bisa menjadi motivasi tambahan bagi pasien asma agar melakukan
pemeriksaan yang lebih teliti mengenai risiko penyakit kardiovaskular mereka, dengan
begitu dokter bisa meresepkan terapi statin saat diperlukan," ujar dia.


MORE INFO
Rabu, 23 Mei 2012 09:30 WIB
Minggu, 13 Mei 2012 12:15 WIB
Minggu, 13 Mei 2012 09:00 WIB
Kamis, 10 Mei 2012 16:00 WIB
Rabu, 09 Mei 2012 13:15 WIB
Rabu, 09 Mei 2012 09:00 WIB
Minggu, 06 Mei 2012 13:00 WIB
Selasa, 01 Mei 2012 09:00 WIB
Minggu, 15 April 2012 12:45 WIB
Jumat, 13 April 2012 16:10 WIB
Selasa, 10 April 2012 12:30 WIB
Senin, 09 April 2012 16:50 WIB
image image image image image