PEREMPUAN pengidap kanker tidak perlu cemas lagi dengan masalah infertilitas. Pasalnya, para ilmuwan dari Universitas McGill di Montreal telah menemukan hasil yang menggembirakan.
"> PEREMPUAN pengidap kanker tidak perlu cemas lagi dengan masalah infertilitas. Pasalnya, para ilmuwan dari Universitas McGill di Montreal telah menemukan hasil yang menggembirakan.
, hidup sehat, sex, cantik, kesehatan, makanan, gaya hidup, terapi penyakit, info obat, pengobatan alternatif, jurnal kesehatan, berita, aktual, editorial, politik, kriminal, olahraga, polkam, ekonomi, hukum, nusantara, jabotabek, sains, teknologi, keamanan, hiburan, entertain, artist, sby, lapindo, internasional, tsunami, gempa, gempa bumi, longsor, pariwisata, sepakbola, humaniora, asian games, sea games, olimpiade, pemilu, pilkada, gubernur, kepala daerah, bupati, wali kota, walikota, dpr, mpr, menteri, negara, presiden, wapres, kala, metrotv, paloh, surya paloh">
Jumat, 27 Maret 2009 10:00 WIB
Indung Telur Dingin Hasilkan Bayi Sehat
Penulis : Ikarowina Tarigan

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Indung Telur Dingin Hasilkan Bayi Sehat

sciencedaily.com

PEREMPUAN pengidap kanker tidak perlu cemas lagi dengan masalah infertilitas. Pasalnya, para ilmuwan dari Universitas McGill di Montreal telah menemukan hasil yang menggembirakan. Perempuan pengidap kanker yang mengalami infertilitas akibat terapi kanker, kini mempunyai peluang untuk memiliki keturunan.

Proses ini, terang mereka, dilakukan dengan mengambil telur yang belum matang dari ovarium. Proses pengambilan ini dilakukan dengan menggunakan teknik yang telah dikembangkan oleh para ilmuwan. Ovum atau telur yang belum matang ini kemudian dimatangkan di laboratorium. Selanjutnya disimpan dalam suhu yang dingin. Ovum ini, selanjutnya bisa dibuahi di masa depan.

"Strategi ini akan mencegah peningkatan kadar estrogen yang bermanfaat bagi proses ovulasi normal tetapi bisa memperparah kondisi kanker, dengan cara ini pengobatan kanker tidak perlu ditunda," terang peneliti seperti dikutip oleh foxnews.

Selain itu, terang mereka, karena telur dan bukannya embrio yang didinginkan, maka tidak diperlukan donor sperma atau pasangan laki-laki."Ini merupakan pilihan yang menarik bagi pasien kanker muda," jelas dr. Seang Lin Tan, salah seorang peneliti.

Dalam studi yang dipublikasikan di journal Fertility and Sterility ini, para peneliti menjelaskan, cara ini tidak hanya untuk pasien kanker tetapi bisa juga pada perempuan yang mempunyai sejarah keluarga sulit untuk hamil."Ada seorang perempuan berusia 27 tahun tanpa kanker yang setuju untuk mencoba cara ini," terang mereka.

Dokter mengeluarkan 18 telur yang belum matang dari perempuan tersebut dengan menggunakan terapi hormon. Selanjutnya telur dimatangkan dalam medium pematangan selama 48jam. 17 dari telur tersebut kemudian di simpan dalam nitrogen cair.

Dalam perkembangan selanjutnya, 4 telur bertahan saat dibuahi 2 bulan kemudian. Tiga telur dibuahi dengan cara menginjeksi satu sperma. Dua hari kemudian dimasukkan ke dalam uterus pasien.

Pasien ini melahirkan pada usia kehamilan yang ke-39 minggu. Pasien melahirkan bayi perempuan sehat dengan berat badan 3.75 kg."Setelah diperiksa, bayi dalam keadaan sehat tanpa ada cacat lahir, anak tersebut juga sudah terus tumbuh dan berkembang secara normal," terang Tan.
MORE INFO
Senin, 21 Mei 2012 12:30 WIB
Rabu, 16 Mei 2012 13:20 WIB
Kamis, 10 Mei 2012 09:10 WIB
05 Mei 2012 15:35 WIB
05 Mei 2012 13:00 WIB
Rabu, 02 Mei 2012 14:00 WIB
Selasa, 01 Mei 2012 12:45 WIB
28 April 2012 13:10 WIB
Rabu, 25 April 2012 15:40 WIB
Selasa, 24 April 2012 15:00 WIB
Selasa, 24 April 2012 09:15 WIB
Selasa, 17 April 2012 14:00 WIB
image image image image image