PENYAKIT menular seksual (PMS) tidak hanya ditentukan oleh perilaku Anda tetapi juga pasangan Anda. Sebuah studi terbaru dari University of Florida College of Medicine, bahkan menunjukkan kalau perilaku pasangan seksual Anda lebih menentukan kemungkinan Anda terinfeksi PMS dibandingkan dengan perilaku Anda sendiri."> PENYAKIT menular seksual (PMS) tidak hanya ditentukan oleh perilaku Anda tetapi juga pasangan Anda. Sebuah studi terbaru dari University of Florida College of Medicine, bahkan menunjukkan kalau perilaku pasangan seksual Anda lebih menentukan kemungkinan Anda terinfeksi PMS dibandingkan dengan perilaku Anda sendiri., hidup sehat, sex, cantik, kesehatan, makanan, gaya hidup, terapi penyakit, info obat, pengobatan alternatif, jurnal kesehatan, berita, aktual, editorial, politik, kriminal, olahraga, polkam, ekonomi, hukum, nusantara, jabotabek, sains, teknologi, keamanan, hiburan, entertain, artist, sby, lapindo, internasional, tsunami, gempa, gempa bumi, longsor, pariwisata, sepakbola, humaniora, asian games, sea games, olimpiade, pemilu, pilkada, gubernur, kepala daerah, bupati, wali kota, walikota, dpr, mpr, menteri, negara, presiden, wapres, kala, metrotv, paloh, surya paloh">
Selasa, 14 April 2009 10:00 WIB
Hati-Hati dengan Pasangan Seksual Anda
Penulis : Ikarowina Tarigan

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Hati Hati dengan Pasangan Seksual Anda

psych.nyu.edu

PENYAKIT menular seksual (PMS) tidak hanya ditentukan oleh perilaku Anda tetapi juga pasangan Anda. Sebuah studi terbaru dari University of Florida College of Medicine, bahkan menunjukkan kalau perilaku pasangan seksual Anda lebih menentukan kemungkinan Anda terinfeksi PMS dibandingkan dengan perilaku Anda sendiri.

Dalam studi tersebut, peneliti melibatkan 412 laki-laki dan perempuan kulit putih dan hitam dengan rentang usia antara 15-24 tahun. Semua partisipan pernah mengunjungi klinik PMS di Pittsburgh dan semua melaporkan pernah melakukan seks heteroseksual.

Para peneliti mengukur 6 karakteristik untuk menetukan risiko pasangan seksual. Karakteristiknya meliputi:

1. Pasangan mempunyai masalah dengan mariyuana atau alkohol

2. Pasangan paling tidak 5 tahun lebih tua atau lebih muda

3. Pasangan pernah berada di penjara

4. Pasangan pernah berhubungan intim dengan orang lain di tahun sebelumnya

5. Pasangan sudah terinfeksi PMS di tahun sebelumnya

Para partisipan diwawancarai mengenai karakteristik sesual mereka dan karakterisitik seksual pasangan mereka. Hasil penelitian menunjukkan, 53 % partisipan dengan pasangan dalam kategori "risiko tinggi", didiagnosa terinfeksi PMS. Di sisi lain, hanya 38 % partisipan dengan perilaku pribadi (diri sendiri) dalam kategori berisiko tinggi, yang terinfeksi PMS.

Dari semua karakteristik, faktor usia dan pasangan yang telah terinfeksi PMS di tahun sebelumnya, merupakan karakteristik yang paling berisiko.

"Jika Anda memilih pasangan yang berisiko tinggi, kemungkinan Anda terinfeksi PMS lebih besar. Hal ini tetap berlaku meskipun Anda menggunakan kondom," ujar pemimpin studi Stephanie A.S. Staras seperti yang dikutip situs webmd.

"Teorinya sangat sederhana: Anda hanya akan terinfeksi PMS jika berhubungan seksual dengan seseorang yang sudah terinfeksi PMS. Berdasarkan prevalensi PMS di Amerika Serikat, kelihatannya masyarakat belum begitu memahami risiko mereka," terang dia.
MORE INFO
Senin, 21 Mei 2012 12:30 WIB
Rabu, 16 Mei 2012 13:20 WIB
Kamis, 10 Mei 2012 09:10 WIB
05 Mei 2012 15:35 WIB
05 Mei 2012 13:00 WIB
Rabu, 02 Mei 2012 14:00 WIB
Selasa, 01 Mei 2012 12:45 WIB
28 April 2012 13:10 WIB
Rabu, 25 April 2012 15:40 WIB
Selasa, 24 April 2012 15:00 WIB
Selasa, 24 April 2012 09:15 WIB
Selasa, 17 April 2012 14:00 WIB
image image image image image