PARA pengguna cialis dan viagra sudah bisa tenang. Pasalnya, pernyataan sebelumnya yang mengungkapkan bahwa penggunaan obat ini bisa mengganggu penglihatan, ternyata dibantah sebuah studi. Para peneliti dari Amerika Serikat menemukan, laki-laki sehat yang menggunakan cialis dan viagra, obat penting untuk mengatasi impotensi, setiap hari selama 6 bulan tidak mengalami masalah penglihatan apapun."> PARA pengguna cialis dan viagra sudah bisa tenang. Pasalnya, pernyataan sebelumnya yang mengungkapkan bahwa penggunaan obat ini bisa mengganggu penglihatan, ternyata dibantah sebuah studi. Para peneliti dari Amerika Serikat menemukan, laki-laki sehat yang menggunakan cialis dan viagra, obat penting untuk mengatasi impotensi, setiap hari selama 6 bulan tidak mengalami masalah penglihatan apapun., hidup sehat, sex, cantik, kesehatan, makanan, gaya hidup, terapi penyakit, info obat, pengobatan alternatif, jurnal kesehatan, berita, aktual, editorial, politik, kriminal, olahraga, polkam, ekonomi, hukum, nusantara, jabotabek, sains, teknologi, keamanan, hiburan, entertain, artist, sby, lapindo, internasional, tsunami, gempa, gempa bumi, longsor, pariwisata, sepakbola, humaniora, asian games, sea games, olimpiade, pemilu, pilkada, gubernur, kepala daerah, bupati, wali kota, walikota, dpr, mpr, menteri, negara, presiden, wapres, kala, metrotv, paloh, surya paloh">
Rabu, 15 April 2009 10:00 WIB
Viagra dan Cialis Tidak Ganggu Penglihatan
Penulis : Ikarowina Tarigan

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Viagra dan Cialis Tidak Ganggu Penglihatan

verbatim66.files.wordpress.com

PARA pengguna cialis dan viagra sudah bisa tenang. Pasalnya, pernyataan sebelumnya yang mengungkapkan bahwa penggunaan obat ini bisa mengganggu penglihatan ternyata dibantah sebuah studi. Para peneliti dari Amerika Serikat menemukan, laki-laki sehat yang menggunakan cialis dan viagra, obat penting untuk mengatasi impotensi, setiap hari selama 6 bulan tidak mengalami masalah penglihatan apapun.

Kedua jenis obat ini berfungsi mengatasi impotensi dengan cara meningkatkan aliran darah ke alat kelamin. Tetapi, beberapa laki-laki yang menggunakan obat ini telah melaporkan adanya gangguan penglihatan seperti pandangan mata jadi kabur, pandangan menjadi biru atau kehilangan kemampuan membedakan cahaya.

Obat ini bekerja dengan menghambat aktivitas enzim phodiesterase tipe 5 atau PDE5 pada pembuluh darah di penis. Tetapi, inhibitor PDE5 ini bisa juga menghambat aktivitas pada pembuluh darah di retina. Hal ini, bisa menjadi alasan beberapa laporan mengenai adanya gangguan penglihatan sebelumnya.

Untuk membuktikan kebenarannya, tim peneliti dari Lilly Research Laboratories di Indianapolis dan teman-temannya melakukan penelitian secara acak untuk melihat perubahan retina diantara laki-laki pengguna cialis atau viagra.

Studi ini melibatkan 244 laki-laki yang terdiri dari mereka yang sehat dan mereka yang mengalami disfungsi ereksi ringan tanpa adanya gangguan penglihatan. Para partisipan berusia antara 30-65.

Partisipan dibagi menjadi 3 kelompok. 85 orang menggunakan 5 miligram cialis, 77 orang menggunakan 50 miligram viagra dan 82 orang menggunakan pil tiruan. Ketiga kelompok menggunakannya selama 6 bulan.

Semua partisipan menjalani pemeriksaan mata yang menyeluruh termasuk elektroretinografi. Ini merupakan tes untuk mengukur respon elektrik sensitifitas cahaya sel-sel di mata. Pemeriksaan ini dilakukan sebelum, selama dan setelah pengobatan.

Hanya 194 partisipan yang terus mengikuti studi sampai akhir. Diantara partisian ini, peneliti tidak menemukan adanya perbedaan yang signifikan diantara mereka yang menggunakan cialis atau viagra dengan mereka yang menggunakan placebo (pil tiruan). Tidak ada perbedaan sinifikan dalam hal elektroretinografi, tes fungsi visual, pengukuran tekanan di dalam bola mata atau anatomi mata.

"Hasil penelitian kami menunjukkan tidak adanya kerusakan kumulatif atau efek klinis yang signifikan," terang para peneliti seperti dikutip situs foxnews.

Penelitian ini, terang mereka, dibatasi karena dosis yang digunakan lebih rendah dari beberapa studi lain yang menemukan adanya perubahan ertina. Hasil studi ini juga, lanjut mereka, tidak bisa disamaratakan terhadap laki-laki yang mempunyai masalah penglihatan. Karena di dalam studi ini, laki-laki dengan gangguan penglihatan tidak diikutsertakan.
MORE INFO
Senin, 21 Mei 2012 12:30 WIB
Rabu, 16 Mei 2012 13:20 WIB
Kamis, 10 Mei 2012 09:10 WIB
05 Mei 2012 15:35 WIB
05 Mei 2012 13:00 WIB
Rabu, 02 Mei 2012 14:00 WIB
Selasa, 01 Mei 2012 12:45 WIB
28 April 2012 13:10 WIB
Rabu, 25 April 2012 15:40 WIB
Selasa, 24 April 2012 15:00 WIB
Selasa, 24 April 2012 09:15 WIB
Selasa, 17 April 2012 14:00 WIB
image image image image image