Kamis, 11 Juni 2009 18:30 WIB
Redakan Rasa Sakit dengan Terapi Musik
Penulis : Ikarowina Tarigan

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Redakan Rasa Sakit dengan Terapi Musik

guardian.co.uk

RASA sakit akibat arthritis bisa menurunkan performa kerja bahkan seringkali menghambat aktivitas keseharian. Dalam kondisi seperti ini, mungkin Anda seringkali terpikir untuk menggunakan obat pereda rasa sakit. Tapi, obat ini juga hanya bersifat sementara dan tidak bisa menyembuhkan rasa sakit hingga ke akar masalahnya. Selain itu, seperti yang Anda tahu, obat kimia biasanya diiringi dengan efek samping tertentu. Karena itu, Anda bisa mencoba cara lain yang lebih alami. Luangkan waktu Anda untuk melakukan terapi musik. Anda juga pastinya sudah sering merasakan kalau musik bisa menenangkan, tapi bisakah musik menghilangkan rasa sakit? Studi ilmiah dari Cleveland Clinic menunjukkan, terapi musik bisa meredakan rasa sakit kronis.

Dalam studi tersebut, para peneliti melibatkan 60 pasien osteoarthritis, rematik arthritis, atau gangguan cakram lainnya sebagai partisipan. Sebagian besar dari partisipan ini menderita rasa sakit yang berlangsung terus-terusan pada 2 atau lebih bagian tubuh.

Selanjutnya, para peneliti membagi pasien ini ke dalam 2 kelompok. Kelompok pertama diminta mendengarkan musik melalui headset selama 1 jam per hari. Sebagian partisipan dari kelompok ini memilih sendiri musik yang mereka inginkan, sedangkan sisanya memilih dari 5 rekaman musik relaksasi yang telah disediakan untuk mereka. Sedang kelompok kedua tidak mendengarkan musik sama sekali.

Studi yang dipublikasikan di Journal of Advanced Nursing ini menemukan, para pasien yang melakukan terapi musik mengalami pengurangan rasa sakit yang signifikan. Pasien tersebut mengalami pengurangan rasa sakit sebesar 21% dan pengurangan depresi berkaitan dengan rasa sakit sebesar 25%. Berkaitan dengan jenis musik, tidak ada perbedaan antara partisipan yang memilih musik sendiri dengan mereka yang memilih dari 5 daftar musik yang telah disediakan.

Meskipun faktor penyebab berkurangnya rasa sakit belum jelas, tapi ada beberapa teori yang diyakini berada di baliknya:

Musik bisa mengalihkan perhatian seseorang, dengan begitu Anda tidak akan terus-menerus memikirkan sakitnya. Pikiran yang berpusat pada rasa sakit terus-menerus biasanya malah bisa memperparah rasa sakit itu sendiri.

Musik memicu tubuh melepaskan endorphin, hormon yang bersifat menenangkan dan menghilangkan rasa sakit.

Musik lambat bisa merelakskan dengan melambatkan pernapasan dan detak jantung.

Musik membantu Anda mengontrol diri sendiri, dengan begitu, Anda juga lebih bisa mengontrol rasa sakit yang Anda rasakan.

Anda tertarik? Tidak perlu jauh-jauh mencari terapis. Anda bisa melakukannya sendiri dengan memilih jenis musik yang Anda suka.
MORE INFO
Selasa, 22 Mei 2012 09:30 WIB
19 Mei 2012 20:04 WIB
Selasa, 15 Mei 2012 09:00 WIB
Selasa, 08 Mei 2012 09:00 WIB
Selasa, 01 Mei 2012 16:00 WIB
Senin, 23 April 2012 11:22 WIB
Jumat, 20 April 2012 12:32 WIB
Kamis, 19 April 2012 14:40 WIB
Minggu, 15 April 2012 17:00 WIB
Senin, 09 April 2012 12:30 WIB
Selasa, 03 April 2012 13:30 WIB
31 Maret 2012 10:00 WIB
image image image image image