Minggu, 11 Oktober 2009 11:00 WIB
Gangguan Mental Pemicu Obesitas
Penulis : Ikarowina Tarigan

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Gangguan Mental Pemicu Obesitas

nevcoeducation.com

ORANG yang menderita depresi, kecemasan, serta gangguan mental lainnya lebih berisiko mengalami penambahan berat badan dan menjadi obesitas dibandingkan mereka yang tidak. Pernyataan ini dikuatkan oleh para peneliti dari University College London.  Studi mereka yang berlangsung selama 19 tahun menemukan, orang-orang yang menderita gejala dari satu atau lebih gangguan mental sebanyak 3 kali selama studi berisiko 2 kali lebih besar menjadi obesitas pada screening akhir dibandingkan mereka  yang tidak pernah melaporkan gejala.

"Kami memulai studi dengan orang-orang yang tidak obesitas," tutur peneliti Mika Kivimaki, PhD, seperti dikutip situs webmd."Lebih sering gejala gangguan mental dilaporkan, maka risiko mengalami obesitas di akhir studi juga semakin besar. Hal  ini menunjukkan adanya hubungan antara gangguan mental dan penambahan berat badan."

Tidak berlaku sebaliknya

Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal BMJ Online First ini, para peneliti melibatkan 4.363 pegawai pemerintah berusia antara 35 dan 55 sebagai partisipan. Mereka menjalani pemeriksaan ksehatan mental dan fisik di awal studi. Pemeriksaan kembali dilakukan sebanyak 3 kali di sepanjang 19 tahun studi. Pemeriksaan fiisk meliputi ukuran berat dan tinggi badan serta indeks massa tubuh (IMT).

Setelah menyesuaikan faktor risiko penyebab diabetes, seperti penggunaan obat-obat kejiwaan yang berkaitan dengan penambahan berat badan, peneliti menemukan kalau partisipan yang mengalami gejala-gejala depresi, kecemasan, atau gangguan mental lain  di awal studi lebih berisiko menjadi obesitas seiring waktu dibandingkan mereka yang tidak mengalami.

Tetapi, terang peneliti, hal yang sama tidak berlaku untuk kebalikannya. Dalam arti, obesitas tidak meningkatkan risiko mengalami depresi, kecemasan, atau gangguan mental lainnya."Saat melihat dari sisi yang berlawanan dan mencari tahu apakah penambahan berat badan memicu gangguan mental, hubungannya tidak jelas," terang Kivimaki."Bukan berarti tidak ada hubungan, tetapi hubungannya jauh lebih lemah."(OL-08)

 




MORE INFO
Senin, 21 Mei 2012 12:30 WIB
Rabu, 16 Mei 2012 13:20 WIB
Kamis, 10 Mei 2012 09:10 WIB
05 Mei 2012 15:35 WIB
05 Mei 2012 13:00 WIB
Rabu, 02 Mei 2012 14:00 WIB
Selasa, 01 Mei 2012 12:45 WIB
28 April 2012 13:10 WIB
Rabu, 25 April 2012 15:40 WIB
Selasa, 24 April 2012 15:00 WIB
Selasa, 24 April 2012 09:15 WIB
Selasa, 17 April 2012 14:00 WIB
image image image image image