Rabu, 27 Januari 2010 11:30 WIB
Diet Karbohidrat Turunkan Tekanan Darah
Penulis : Ikarowina Tarigan

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Diet Karbohidrat Turunkan Tekanan Darah

theepi-cure.com

DIET rendah karbohidrat tidak hanya efektif menurunkan berat badan tetapi juga membantu menurunkan tekanan darah.

Studi terbaru menunjukkan bahwa diet rendah karbohidrat sama efektifnya dengan obat pelangsing orlistat (bahan aktif dalam Alli dan Xenical) dalam menurunkan berat badan. Tapi, orang yang mengikuti diet rendah karbohidrat juga mengalami perbaikan kadar tekanan darah.
 
"Jika Anda memiliki gangguan tekanan darah dan berat badan, diet rendah karbohidrat merupakan pilihan yang lebih baik dibandingkan penggunaan obat pelangsing," tutur peneliti S. Yancy, Jr., MD, dari Duke University Medical Center.

Menurut peneliti, studi-studi sebelumnya telah menunjukkan bahwa dua metode ini sama-sama efektif dalam menurunkan berat badan. Tapi, ini merupakan studi pertama yang secara langsung membandingkan efek kesehatan dari kedua cara ini.

"Jika hasilnya sama, tentunya Anda lebih baik mencoba diet daripada obat-obatan. Selain lebih hemat, efek sampinya juga lebih sedikit," terang Yanci, seperti dikutip situs webmd.com.

Turunkan tekanan darah

Dalam studi yang dipublikasikan di Archives of Internal Medicine ini, peneliti mempelajari 146 partisipan dewasa yang obesitas atau kelebihan berat badan. Sebagian besar partisipan menderita gangguan kesehatan kronis, seperti hipertensi atau diabetes.

Mereka secara acak dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diminta mengikuti diet rendah karbohidrat dengan asupan karbohidrat kurang dari 20 gram sehari. Sedang kelompok kedua diminta mengonsumsi obat kurus orlistat sekaligus mengikuti  diet rendah lemak (jumlah lemak kurang dari 30 persen dari seluruh total kalori harian). Kedua kelompok mengikuti pola diet ini selama 48 minggu.

Hasil studi menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami penurunan berat badan yang hampir sama. Kelompok diet rendah karbohidrat rata-rata turun 9.5 persen dari berat badan dan kelompok orlistat rata-rata turun 8.5 persen dari berat badan. Kedua metode juga menunjukkan hasil yang hampir sama dalam memperbaiki kadar kolesterol dan glukosa.

Akan tetapi, peneliti melihat adanya perbedaan yang besar dalam tekanan darah. Selama studi, hampir setengah dari partisipan yang mengikuti diet rendah karbohidrat mengurangi atau menghentikan penggunaan obat penurun tekanan darah. Jumlah ini lebih besar dibandingkan partisipan dari kelompok orlistat (hanya 21 persen).

Secara umum, tekanan darah sistolik (angka atas dalam alat ukur tekanan darah) pada kelompok diet rendah karbohidrat turun sebanyak 5,9 poin sedang pada kelompok orlistat naik 1,5 poin. (IK/OL-5)


KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
09-07-2010 15:11:16 WIB
Oleh: Rudi santoso
Benar

Saya mencoba sendiri diet rendah karbohidrat, hasilnya memang sangat baik, hasilnya cepat sekali terlihat. saya memulainya 7 bulan lalu berat badan saya turun. dulu saya 93 kg sekarang 77 kg.




MORE INFO
Kamis, 09 Februari 2012 09:05 WIB
Rabu, 08 Februari 2012 09:30 WIB
04 Februari 2012 10:15 WIB
Jumat, 03 Februari 2012 16:50 WIB
Kamis, 02 Februari 2012 14:50 WIB
Rabu, 01 Februari 2012 12:30 WIB
Selasa, 31 Januari 2012 12:15 WIB
Minggu, 29 Januari 2012 12:30 WIB
28 Januari 2012 09:30 WIB
Jumat, 27 Januari 2012 09:00 WIB
Kamis, 26 Januari 2012 16:10 WIB
Kamis, 26 Januari 2012 12:15 WIB
image image image image image