30 Januari 2010 15:30 WIB
Waspadai Makanan yang Terkontaminasi
Penulis : Ikarowina Tarigan

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Waspadai Makanan yang Terkontaminasi

thedailygreen.com

BAHAN makanan yang tampil bersih tidak selalu bebas dari zat kimia atau pestisida. Tes yang dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika (Food and Drug Administration/FDA) dan Departemen Pertanian Amerika (United States Department of  Agriculture/USDA) terhadap 10.000 sampel makanan menemukan bahwa banyak makanan yang mengandung pestisida penyebab kanker, cacat lahir, gangguan saraf dan kerusakan otak pada anak. Berikut beberapa makanan yang paling sering terkontaminasi:


Daging sapi, ayam dan babi. Badan Pelindung Lingkungan Amerika (Environmental Protection Agency/EPA) melaporkan bahwa daging memiliki kandungan pestisida lebih tinggi dibandingkan makanan dari tumbuhan. Kebanyakan pestisida tersebut larut dalam lemak dan terakumulasi dalam jaringan lemak hewan.

Selain itu, daging hewan dari peternakan juga umum mengandung antibiotik, obat-obatan dan hormon. Semua kandungan ini akan terakumulasi dan masuk ke tubuh konsumen. Berbeda dengan daging, ikan laut lebih banyak mengandung logam berat dibandingkan  pestisida.

Susu, keju dan mentega. Sama seperti daging, lemak dalam produk susu juga berisiko tinggi terkontaminasi oleh pestisida. Hewan menumpuk pestisida di dalam susu dan daging. Selain itu, hormon dan antibiotik juga ditemukan pada susu, keju dan  mentega komersial.

Stroberi merupakan tanaman yang paling banyak terpapar pestisida. Satu akre tanaman stroberi rata-rata memerlukan 150 kilogram pestisida. Tiga puluh enam jenis pestisida umumnya digunakan untuk memelihara stroberi. Hasil tes menunjukkan bahwa  90 persen stroberi mengandung pestisida di atas ambang batas aman.

Apel dan pir. Tes yang dilakukan FDA menemukan 36 zat kimia berbeda di dalam buah ini. Setengah dari zat kimia ini bersifat merusak otak. Apel hampir sama terkontaminasinya dengan stroberi.

Tomat. Standar perawatan menggunakan 30 jenis pestisida. Kulit yang tipis tidak mampu mencegah masuknya pestisida ke dalam tomat.

Kentang. Kentang umum terkontaminasi oleh pestisida dan fungisida. Untuk perawatannya, kentang umumnya disemprot dengan 29 jenis pestisida. Hasil tes menunjukkan bahwa 79 persen kentang mengandung pestisida di atas ambang batas aman.

Bayam. FDA menemukan bahwa bayam merupakan sayur yang paling sering terkontaminasi pestisida. Sekitar 83 persen bayam yang ditanam secara konvensional terkontaminasi oleh pestisida berbahaya.

Anggur. Buahnya yang lembut membuat tanaman ini sering disemprot. Kulitnya yang tipis tidak bisa melindungi daging buah dari 35 jenis pestisida yang umum digunakan.

Seledri. Seledri yang ditanam secara konvensional paling tidak mengandung 29 pestisida. Pestisida ini tidak bisa dicuci karena seledri tidak mempunyai kulit pelindung. Hasil tes menunjukkan bahwa 94 persen seledri mengandung sisa pestisida yang mudah menguap.

Paprika merah dan hijau. Paprika merupakan salah satu tanaman yang paling sering disemprot. Sekitar 68 persen dari paprika yang diuji mengandung sisa pestisida dalam konsentrasi tinggi. Kulit paprika yang tipis tidak mampu melindungi dari semprotan  zat kimia. (IK/OL-5)



KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
MORE INFO
Kamis, 09 Februari 2012 09:05 WIB
Rabu, 08 Februari 2012 09:30 WIB
04 Februari 2012 10:15 WIB
Jumat, 03 Februari 2012 16:50 WIB
Kamis, 02 Februari 2012 14:50 WIB
Rabu, 01 Februari 2012 12:30 WIB
Selasa, 31 Januari 2012 12:15 WIB
Minggu, 29 Januari 2012 12:30 WIB
28 Januari 2012 09:30 WIB
Jumat, 27 Januari 2012 09:00 WIB
Kamis, 26 Januari 2012 16:10 WIB
Kamis, 26 Januari 2012 12:15 WIB
image image image image image