Minggu, 31 Januari 2010 16:00 WIB
Kenali Jus yang Baik dan Buruk
Penulis : Ikarowina Tarigan

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Kenali Jus yang Baik dan Buruk

webmd.com

SIAPA yang tidak suka segelas jus segar? Warna yang menarik, rasa manis dan klaim manfaat sehatnya tentunya sangat menggiurkan. Tapi, bukan berarti semua jus buah baik untuk kesehatan.

Sebagian jus, menurut pakar nutrisi, menawarkan sejumlah vitamin. Tapi, ada juga jus yang sama buruknya dengan gula-gula cair. Bagaimana menentukan pilihan yang tepat? Berikut urainnya untuk Anda.

Pilihan terbaik: Jus sayur

Minum jus sayur merupakan cara mudah memenuhi nutrisi ke dalam diet Anda. Kandungan lycopene di dalam jus tomat misalnya, dinyatakan bisa menurunkan risiko kanker prostat. Jus bit mengurangi tekanan darah. Jus sayuran yang lembek juga kaya serat yang bisa mengontrol rasa lapar. Selain itu, jus sayur mengandung lebih sedikit gula dan kalori dibandingkan jus buah pada umumnya.

Pilihan terburuk: Jus koktail

Berhati-hatilah dengan istilah jus koktail, minuman berasa jus, atau minuman jus. Sebagian besar produk ini hanya mengandung sedikit jus murni. Bahan utamanya biasanya air dan beberapa jenis gula, seperti sirup jagung yang kaya fruktosa. Dari segi  nutrisi, minuman ini sama dengan minuman ringan lainnya, kaya gula dan kalori tapi rendah nutrisi. Penelitian mengungkap bahwa minuman buah bergula membuat anak-anak berisiko mengalami obesitas dan penyakit terkait obesitas.

Dilema 100 persen jus buah

Bagaimana dengan jus murni tanpa pemanis? Jus murni ini mengundang perdebatan panjang. Jus buah asli tentu saja kaya akan vitamin dan antioksidan. Masalahnya, jus buah murni juga kaya gula dan kalori. Satu cangkir jus apel murni mengandung gula setara dengan beberapa buah gula-gula. Karena itu, banyak pakar yang menganjurkan untuk mengonsumsi satu takar jus saja per hari.

Pilihan yang baik

Jus buah delima (pomegranate)
Jika Anda berniat hanya minum satu gelas jus sehari, jus buah delima merupakan pilihan yang tepat. Jus buah delima tinggi gula dan kalori, tapi juga kaya antioksidan. Kandungan antioksidan dari buah delima dinyatakan bisa melindungi fungsi otak dan mencegah kanker. Sebuah studi menemukan, minum delapan ounces jus buah delima sehari bisa mengurangi risiko kekambuhan kanker prostat.

Jus blueberry
Studi-studi menunjukkan bahwa blueberry bisa menjaga kesehatan otak dan mencegah penyakit terkait penuaan seperti kepikunan.

Jus anggur merah
Anda tentu sudah sering mendengar bahwa anggur dalam jumlah sedang baik untuk jantung. Hal yang sama juga berlaku pada jus buah anggur. Anggur dan jus anggur sama-sama terbuat dari anggur utuh, termasuk biji dan kulit. Saat mengonsumsi buah anggur  segar, Anda kehiangan nutrisi yang tersimpan dalam biji.

Jus jeruk
Jus jeruk kaya vitamin C yang berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh. Selain itu, jus jeruk tanpa pemanis mengandung lebih sedikit kalori dibandingkan jus berry atau jus anggur. Akan tetapi, kandunagn antioksidannya juga lebih sedikit. (IK/OL-5)


KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
08-02-2010 13:45:17 WIB
Oleh: wakjo
jawaban

jus apa yg ga' enak ?? jwbnya tuh jusah banget......... pasti ga' enak...




31-01-2010 20:13:58 WIB
Oleh: Bu.Lasmin
manfaat jus

jus apa yang gak enak?????????????????????????????????




MORE INFO
Rabu, 01 September 2010 09:11 WIB
Senin, 30 Agustus 2010 14:54 WIB
Jumat, 27 Agustus 2010 09:17 WIB
Rabu, 25 Agustus 2010 17:18 WIB
Senin, 23 Agustus 2010 16:55 WIB
Minggu, 22 Agustus 2010 12:45 WIB
Minggu, 22 Agustus 2010 10:01 WIB
Jumat, 20 Agustus 2010 11:29 WIB
Rabu, 18 Agustus 2010 09:20 WIB
Senin, 16 Agustus 2010 13:10 WIB
Minggu, 15 Agustus 2010 10:01 WIB
Jumat, 13 Agustus 2010 14:06 WIB
image image image image image