Senin, 01 Februari 2010 11:30 WIB
Tekanan Darah Rendah setelah jadi Orangtua
Penulis : Ikarowina Tarigan

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Tekanan Darah Rendah setelah jadi Orangtua

tbyil.com

MEMBESARKAN anak bukanlah pekerjaan yang mudah. Proses ini bisa mengundang hadirnya uban, kurang tidur di malam hari, dan segudang kecemasan mengenai finansial, kesehatan dan juga kepentingan pendidikan. Akan tetapi, membesarkan anak pada faktanya bisa menurunkan tekanan darah.

Bagaimana prosesnya? Kedudukan sebagai orangtua, terang peneliti, memberi 'rasa adanya tujuan dan arti'. Hidup penuh arti dengan tujuan yang jelas ini mengurangi stres dan membuat orangtua mengubah kerumitan hidup menjadi pengharapan.

Kesimpulan ini diambil berdasarkan studi yang dilakukan para peneliti dari Brigham Young University di Provo, Utah.  Para peneliti mempelajari 198 partisipan dewasa yang dilengkapi dengan monitor pengukur tekanan darah portabel selama 24 jam, saat mereka menjalani aktivitas normal mereka.

Peneliti memperhitungkan faktor lain yang bisa mempengaruhi tekanan darah, seperti kesehatan, usia, berat badan, olahraga, pekerjaan dan sejarah minum alkohol.

Hasil menunjukkan, orangtua memiliki tekanan darah sistolik (yang berada di bagian atas) 4,5 poin lebih rendah dibandingkan mereka yang bukan orangtua. Tekanan darah diastolik (bagian bawah) tiga poin lebih rendah.

Efeknya lebih kuat pada perempuan. Para ibu mempunyai perbedaan tekanan darah sebanyak 12 dan tujuh poin (sistolik dan distolik) lebih rendah dibandingkan perempuan yang tidak memiliki anak.

"Merawat anak tidak terlepas dari kesulitan sehari-hari, tapi arti dan tujuan yang ditarik para orangtua dari setiap tekanan membuat mereka memiliki kesehatan yang lebih baik," tutur pemimpin studi Dr Julianne Holt-Lunstad, seperti dikutip situs dailymail.

Akan tetapi, terang Holt-Lunstad, bukan berarti kesehatan Anda semakin membaik seiring bertambahnya jumlah anak yang Anda miliki."Temuan ini hanya berkaitan dengan peran sebagai orangtua, terlepas dari jumlah anak dan status pekerjaan Anda."

Selain itu, studi ini juga mengungkap bahwa pasangan menikah yang hidup bahagia memiliki tekanan darah yang lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak menikah. Tapi, mereka yang hidup dengan pernikahan yang tidak bahagia justru memiliki tekanan darah paling buruk. (IK/OL-08)



KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
MORE INFO
Kamis, 09 Februari 2012 11:45 WIB
Rabu, 08 Februari 2012 15:10 WIB
Selasa, 07 Februari 2012 09:30 WIB
Senin, 06 Februari 2012 12:40 WIB
Jumat, 03 Februari 2012 14:36 WIB
Selasa, 31 Januari 2012 15:15 WIB
Selasa, 31 Januari 2012 09:00 WIB
Senin, 30 Januari 2012 15:00 WIB
28 Januari 2012 16:20 WIB
Rabu, 25 Januari 2012 09:00 WIB
Selasa, 24 Januari 2012 14:35 WIB
Minggu, 22 Januari 2012 15:10 WIB
image image image image image