Jumat, 05 Februari 2010 09:00 WIB
Bilqis Segera Operasi Cangkok Hati
Penulis : Ikarowina Tarigan

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Bilqis Segera Operasi Cangkok Hati

lookatvietnam.com

BILQIS Anindya Passa sudah mulai menjalani persiapan sebelum melakukan operasi pencangkokan hati di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Kariadi Semarang. Bayi berusia 17 bulan ini sebelumnya sudah terdiagnosis menderita Atresia Bilier, kondisi di mana saluran empedu tidak terbentuk atau tidak berkembang dengan normal.

Putri kelahiran 20 Agustus 2008 dari pasangan Dewi Farida dan Donny Ardianta Passa ini telah menderita Atresia Bilier sejak berusia dua minggu. Dan untuk mengatasi gangguan ini, Bilqis harus menjalani operasi pencangkokan hati dengan biaya yang diperkirakan mencapai satu miliar rupiah.

Apa itu Atresia Bilier? Pada penderita gangguan ini, saluran empedu antara hati dan usus halus terhambat atau sama sekali tidak ada. Jika tidak terdeteksi dan tidak ditangani, kondisi ini akan memicu gagal hati. Penyebab pastinya belum diketahui.

Gejala. Gangguan ini ditandai dengan warna kulit yang kekuningan. Gejala biasanya mulai jelas antara minggu pertama hingga minggu keenam setelah kelahiran. Selain warna kulit, penyakit ini juga ditandai dengan tinja yang berwarna, air seni berwarna pekat, pembengkakan perut serta pembesaran dan pengerasan hati (tidak terlalu jelas dengan mata telanjang).

Atresia Bilier merupakan gangguan yang sangat jarang dijumpai. Sekitar satu dari 10.000 bayi di Amerika terserang setiap tahunnya. Gangguan ini juga sedikit lebih banyak dijumpai pada perempuan dibandingkan anak laki-laki.

Dalam satu keluarga, biasanya hanya satu dari pasangan kembar yang terserang atau hanya satu anak dari satu keluarga yang memilikinya. Orang Asia dan Afrika-Amerika lebih sering terkena dibandingkan orang Kaukasia. Gangguan ini dinyatakan tidak mempunyai hubungan dengan obat-obatan atau imunisasi yang diberikan sebelum atau selama kehamilan.

Pengobatan. Jika intrahepatic biliary tree tidak terganggu, pasien biasanya ditangani dengan operasi kasai, operasi pembuatan saluran liver ke empedu. Jika tidak berhasil, pencangkokan atau transplantasi hati merupakan pilihan terakhir. Pengobatan ini dinyatakan 97 persen efektif.

Dalam kasus Bilqis, operasi kasai yang sudah dilakukan sebelumnya menunjukkan hasil yang kurang memuaskan. Karena itu, perlu melakukan pencangkokan hati. Jadwal operasinya sendiri belum ditetapkan karena Bilqis masih harus memenuhi beberapa persyaratan, seperti menaikkan berat badan dari sekarang 7,8 kilogram menjadi sembilan kilogram. (IK/OL-08)


KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
17-02-2010 15:02:29 WIB
Oleh: rende batti
Penyakit Tree persis penyakit Bilqis

saat ini ponakan kami (Tree Julien)usia 7 bulan juga mengalami penyakit persis seperti Bilqis, selama ini tinggal di Papua Barat. Hari selasa (16 Feb 2010) kemarin tiba di Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut begitu tiba, sorenya kami antar ke dokter dan disarankan untuk langsung ke RS Cipto karena dokter yang bersangkutan langsung angkat tangan, kami tidak tahan milihat penderitaan dan mendengar tangisan Tree setiap saat. Saat ini Tree berada di Komplek Depsos Bekasi Timur (bulak kapal)




15-02-2010 17:21:43 WIB
Oleh: toni
pencangkokan hati bilqis

saya disini untuk komentar tentang jalannya operasi cangkok hati bilqis. biasanya bilqis itu makannya saya tidak tahu. karena perutnya buncit, itu ada gangguan pada empedunya bilqis posisinya seperti apa? tolong kasihkan saya foto posisi empedunya bilqis. ini komentar saya mudah-mudahan ini bermanfaat sekian dan terima kasih.




06-02-2010 10:21:43 WIB
Oleh: daengbeta
doaQ menyertaiMu

kami berharap operasimu berjalan sesuai, smoga kamu cepat sembuh dan b isa main lagi, yang kuat ya! kamu insya Allah bisa ! amiiiin




MORE INFO
Kamis, 09 Februari 2012 11:45 WIB
Rabu, 08 Februari 2012 15:10 WIB
Selasa, 07 Februari 2012 09:30 WIB
Senin, 06 Februari 2012 12:40 WIB
Jumat, 03 Februari 2012 14:36 WIB
Selasa, 31 Januari 2012 15:15 WIB
Selasa, 31 Januari 2012 09:00 WIB
Senin, 30 Januari 2012 15:00 WIB
28 Januari 2012 16:20 WIB
Rabu, 25 Januari 2012 09:00 WIB
Selasa, 24 Januari 2012 14:35 WIB
Minggu, 22 Januari 2012 15:10 WIB
image image image image image