Minggu, 07 Februari 2010 14:30 WIB
Pil Kontrasepsi Efektif dalam Lima Hari
Penulis : Ikarowina Tarigan

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Pil Kontrasepsi Efektif dalam Lima Hari

sante.com

PENELITI menemukan bahwa pil Ellaone, morning-afterpill  baru, tetap efektif meskipun digunakan setelah lima hari melakukan hubungan intim.

Studi mengungkap, Ellaone lebih efektif dibandingkan kontrasepsi darurat yang tersedia sekarang. Jika digunakan dalam waktu 72 jam setelah berhubungan intim, pil ini bisa mencegah 2/3 dari kehamilan yang tidak diinginkan. Sedang pil biasa hanya bisa  mencegah 60 persen kasus.

Yang lebih menarik lagi, tingkat kesuksean pil dalam mencegah kehamilan mencapai 50 persen meskipun dikonsumsi setelah 5 hari melakukan hubungan intim tanpa pelindung.

Tapi kelompok antiaborsi mengingatkan bahwa Ellaone merupakan salah satu alat menggugurkan kandungan."Jika menggunakan after-morning pil dalam waktu 24 jam, ada argumen bahwa kemungkinan sperma belum membuahi telur sehingga belum ada kehamilan," terang Josephine Quintavalle, dari Aliansi Pro-Life.

"Tapi jika pil bekerja selama lima hari, maka tidak ada alasan. Ini bukan kontrasepsi tapi alat menggugurkan," tegas Quintavalle, seperti dikutip situs dailymail.com.

Menanggapi hal ini, peneliti mengklaim bahwa Ellaone bekerja dengan menunda pelepasan telur untuk dibuahi dan bukan merusak embrio.

Pemimpin studi Profesor Anna Glasier dari NHS Lothian di Edinburgh menyatakan bahwa Ellaone paling efektif saat perempuan berada dalam masa tersubur mereka, tepat sebelum telur dilepaskan. Selain itu, lima hari merupakan waktu yang diperlukan  sperma sebelum mati jika gagal membuahi telur.

Ellaone diluncurkan di Inggris pada September lalu dan tersedia melalui resep dokter. Sementara levonorgestrel telah tersedia di Inggris sejak 1999 dan dijual di apotek.

"Akan perlu waktu lama sebelum obat baru ini menjadi kontrasepsi darurat yang utama. Hal ini karena sebagian besar perempuan merasa lebih nyaman dan lebih cepat pergi ke apotek daripada berkunjung ke dokter," tambah Glasier. Selain itu, Ellaone juga  hampir tiga kali lipat lebih mahal (17 pound) dibandingkan levonorgestrel (6 pound).

Dalam studinya yang dipublikasikan di The Lancet medical journal, Glasier dan teman-temannya melibatkan 5.500 partisipan perempuan. Mereka diminta menggunakan satu takar (30mg) Ellaone atau 15 mg levonorgestrel dalam waktu lima hari setelah melakukan hubungan seksual tanpa pengaman. Peneliti menemukan 15 kehamilan pada kelompok Ellaone dan 22 kehamilan pada kelompok levonorgestrel.

Dari 203 perempuan yang menerima kontrasepsi darurat antara hari ketiga dan kelima setelah hubungan intim, ditemukan tiga kehamilan, semuanya dari kelompok levonorgestrel.

"Kontrasepsi darurat jenis baru ini merupakan kabar yang menyenangkan bagi perempuan yang menghindari kehamilan," terang Ann Furedi dari British Pregnancy Advisory Service. (IK/OL-08)




KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
05-03-2010 08:26:30 WIB
Oleh: itik
BWT PENELITIAN TUCH

kasih artikel nya lebih lengkap dunG....




15-02-2010 22:56:38 WIB
Oleh: go
di daerah mana ada jual

efek samping obat itu apa...........




10-02-2010 16:41:20 WIB
Oleh: iichal
bli di mna..?

obat nya memang sudah dda di jakarta llom..? terus di jual bebas atau tidak...?




09-02-2010 09:45:47 WIB
Oleh: mutia
beli na dmn?

obat na menarik..kira2 klo di jkt belinya dmn yha? di jual di seluruh apotik?




MORE INFO
Kamis, 09 Februari 2012 13:00 WIB
Rabu, 08 Februari 2012 13:15 WIB
Senin, 06 Februari 2012 16:35 WIB
Senin, 06 Februari 2012 09:30 WIB
Minggu, 05 Februari 2012 13:00 WIB
Minggu, 05 Februari 2012 10:10 WIB
Jumat, 03 Februari 2012 09:00 WIB
Kamis, 02 Februari 2012 16:20 WIB
Rabu, 01 Februari 2012 09:00 WIB
Senin, 30 Januari 2012 12:15 WIB
Minggu, 29 Januari 2012 10:00 WIB
Jumat, 06 Januari 2012 15:50 WIB
image image image image image