Jumat, 19 Februari 2010 11:30 WIB
Kacang Efektif Membentuk Otot
Penulis : Ikarowina Tarigan

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Kacang Efektif Membentuk Otot

thesun.co.uk

MENGUDAP kacang putih justru bisa membantu menurunkan berat badan dengan cara menghambat penyerapan karbohidrat. Belum tertarik juga mengonsumsi kacang-kacangan? Berikut beberapa manfaat sehat lain yang bisa mendorong Anda memasukkan kacang-kacangan dalam daftar diet Anda.

Turunkan kolesterol

Cobalah menambah asupan kacang-kacangan ke dalam diet Anda. Salah satunya adalah melalui sup kacang.

"Kacang ercis dan jenis kacang polong lainnya merupakan sumber serat larut yang dikenal bisa menurunkan kadar kolesterol jahat LDL, jenis kolesterol yang menyebabkan penimbunan lemak di dinding arteri," terang peneliti Dr Susan Jebb dari Medical Research Council, seperti dikutip situs dailymail.com.

Selain itu, kacang kedelai dan chickpeas (sejenis kacang polong) juga mengandung sterol tumbuhan, molekul yang terbukti menurunkan kadar kolesterol jahat LDL serta meningkatkan kadar kolesterol baik HDL.

Cegah kanker paru-paru

Banyak bukti yang menunjukkan bahwa diet kaya kacang polong menawarkan perlindungan dari kanker paru-paru.

Peneliti dari University of Texas menemukan bahwa diet kaya kacang-kacangan bisa menurunkan risiko kanker paru-paru antara 20 hingga 45 persen. Menurut peneliti, efek perlindungan ini berasal dari kandungan fitoestrogen di dalam kacang.

Molekul menyerupai estrogen ini menempel pada reseptor sel sehingga melawan perubahan yang memicu kanker di dalam tubuh.

Seimbangkan hormon

Peneliti kanker dari Inggris mereview sejumlah studi dan menemukan bahwa perempuan yang mengonsumsi diet kaya kacang kedelai berisiko 60 persen lebih kecil mengalami jaringan padat berisiko tinggi di payudara. Efek ini berasal dari kandungan fitoestrogen di dalam kacang kedelai.

Menurut pakar fitoestrogen dari University of St Andrews Dr Margaret Ritchie , zat kimia menyerupai estrogen ini 20.000 kali lebih lemah dibandingkan estrogen alami.

"Saat estrogen lemah ini menempel ke jaringan di payudara, komponen ini melemahkan efek estrogen dari perempuan itu sendiri." Dengan cara ini, lanjut Ritchie, fitoestrogen melindungi dari perubahan hormon yang berkaitan dengan kanker.

Selain itu, molekul ini juga membantu selama proses menopause. Estrogen alami ini menambah persendiaan estrogen saat persediaan hormon ini semakin menurun.

Cegah kanker kolon

Kacang arcis dan jenis kacang polong lainnya kaya akan serat, yang sangat penting mempertahankan kesehatan pencernaan, mencegah konstipasi dan melindungi dari serangan kanker usus.

Studi yang dilakukan Medical Research Council dan Cancer Research Di Inggris dengan melibatkan setengah juta partisipan menemukan, mereka yang makan 35 gram serat sehari berisiko 40 persen lebih kecil menderita kanker kolon.

Akan tetapi, efek perlindungan kanker yang ditawarkan kacang arcis dan kacang polong lainnya jauh lebih tinggi. Sebuah studi yang dipublikasikan di Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa mereka yang makan kacang polong lebih dari dua kali seminggu berisiko 47 persen lebih kecil menderita kanker kolon.

Hal ini, menurut peneliti, disebabkan oleh molekul pembasmi kanker yang terkandung dalam kacang-kacangan. Kacang buncis misalnya, mengandung molekul lectins. Peneliti dari Imperial College London telah menemukan bahwa komponen ini bisa mencegah bahkan melawan kanker kolon.

Bentuk otot

Kacang kaya karbohidrat dan protein. Jadi mengonsumsi banyak kacang arcis dan kacang polong akan membantu membentuk otot. Kacang putih atau kacang merah mengandung 21,4 gram protein per 100 gram, sedang kacang kedelai mengandung 31,4 gram.

"Meskipun kaya protein, kacang-kacangan tidak mengandung semua asam amino yang diperlukan tubuh," terang Laura Wyness dari the British Nutrition Foundation. Jadi, untuk mendapatkan semua jenis asam amino, cobalah memadukan kacang-kacangan dengan sereal, beras atau pasta. (IK/OL-08)

 

 

 




KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
MORE INFO
Kamis, 09 Februari 2012 09:05 WIB
Rabu, 08 Februari 2012 09:30 WIB
04 Februari 2012 10:15 WIB
Jumat, 03 Februari 2012 16:50 WIB
Kamis, 02 Februari 2012 14:50 WIB
Rabu, 01 Februari 2012 12:30 WIB
Selasa, 31 Januari 2012 12:15 WIB
Minggu, 29 Januari 2012 12:30 WIB
28 Januari 2012 09:30 WIB
Jumat, 27 Januari 2012 09:00 WIB
Kamis, 26 Januari 2012 16:10 WIB
Kamis, 26 Januari 2012 12:15 WIB
image image image image image