Senin, 22 Februari 2010 11:30 WIB
Kurangi Karbohidrat Redakan Sakit Otot
Penulis : Ikarowina Tarigan

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Kurangi Karbohidrat Redakan Sakit Otot

ehow.com

OBAT-obatan untuk fibromyalgia cenderung hanya mengurangi rasa sakit otot, keletihan dan gejala kronis lainnya sebanyak 30 hingga 50 persen. Karena itu, banyak pasien yang memaksimalkan upaya perbaikan dengan diet dan perubahan gaya hidup.

Sebab, sebuah survei mengungkapkan 42 persen pasien melaporkan bahwa makanan tertentu memperparah rasa sakit dan kekakuan yang mereka derita.

Pasien seringkali mengalami alergi makanan yang tidak terdeteksi melalui tes alergi makanan. Karena itu, ada baiknya mengenali makanan dan memperhatikan gejala yang ditimbulkannya ke tubuh.

Makanan dan rasa sakit. Para pakar meyakini bahwa sel-sel saraf yang terlalu sensitif di tulang belakang dan otak turut terlibat dalam proses rasa sakit yang dialami pasien. Menurut rheumatologist dari University of Southern California 's Keck School of Medicine Daniel Arkfeld, MD, makanan tertentu memicu pelepasan neurotransmitter yang menguatkan sensitifitas.

Untuk membantu pasien mengatasi rasa sakit, para pakar menganjurkan pola makan berikut:

Perbanyak konsumsi makanan segar. Hampir lima puluh persen pasien fibromyalgia juga menderita gangguan usus. Karena itu, terang Arkfeld, mengonsumsi makanan segar yang bebas pengawet bisa membantu meredakan gejala fibro terkait gangguan usus.

"Makanan yang mengiritasi usus akan memicu tubuh mengirim pesan ke otak untuk menghadirkan gejala-gejala fibromyalgia," terang Arkfeld, seperti dikutip situs health.com.

Hindari kecanduan kafein.Fibromyalgia diyakini berkaitan dengan ketidakseimbangan zat kimia otak yang mengontrol mood dan seringkali diikuti dengan tidur tidak nyenyak dan kelelahan. Pasien mungkin mencoba meredakan keletihan dengan stimulan seperti kafein, tapi dalam jangka panjang hal ini justru akan merusak.

Batasi asupan tomat, kentang dan terong. Secara umum, terang Arkfeld, sayur-sayuran rendah kalori dan merupakan pilihan yang sehat. Akan tetapi, beberapa jenis seperti tomat, kentang dan terong diyakini memperparah radang sendi dan rasa sakit pada beberapa pasien.

"Makanan ini diyakini mempunyai komponen neurotoxin dan sejumlah pasien mengaku mengalami perbaikan setelah mengurangi asupan makanan ini."

Perbanyak asupan omega-3. Asam lemak omega-3, yang terkandung dalam berbagai jensi ikan, dinyatakan sebagai makanan sehat dan bisa membantu meredakan sakit."Omega-3 mengurangi peradangan dan membantu fungsi otak."

Sebuah survei yang dilakukan pada 2006 menemukan bahwa konsumsi suplemen minyak ikan setiap hari mengurangi gejala rasa sakit pada 60 persen pasien.

Kurangi ragi. Ragi dan gluten, bisa ditemukan pada berbagai jenis makanan yang dipanggang. Konsumsi jamur dinyatakan bisa memicu pertumbuhan jamur ragi di tubuh, sehingga menambah rasa sakit. Selain itu, pasien fibromyalgia juga cenderung lebih sensitif terhadap gluten."Menghindari ragi dan gluten membuat beberapa pasien merasa lebih baik."

Kurangi asupan produk susu. Sekitar 70 persen orang dewasa di seluruh dunia mengalami intoleransi laktosa dengan berbagai tingkatan. Karena itu, tidak heran jika banyak pasien fibromyalgia yang bermasalah dalam mencerna produk susu.

Studi pada 1998 dengan melihat sampel darah dari 40 pasien fibromyalgia menemukan, sekitar 25 persen partisipan menunjukkan respon imun terhadap produk susu sapi. Sedang pasien yang menerapkan diet vegan menunjukkan gejala perbaikan.

Kurangi karbohidrat. Para pakar menganjurkan diet rendah karbohidrat dan gula untuk pasien fibromyalgia."Sekitar 90 persen pasien fibromyalgia memiliki fungsi ginjal rendah," terang Arkfeld. Kondisi ini akan mempengaruhi metabolisme karbohidrat dan memicu hipoglikemia (glukosa darah rendah).

"Jika menderita hipoglikemia, ada baiknya menjaga kadar gula darah senormal mungkin. Cobalah memadukan karbohidrat dengan protein dan lemak." (IK/OL-08)

 

 


KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
MORE INFO
Kamis, 09 Februari 2012 09:05 WIB
Rabu, 08 Februari 2012 09:30 WIB
04 Februari 2012 10:15 WIB
Jumat, 03 Februari 2012 16:50 WIB
Kamis, 02 Februari 2012 14:50 WIB
Rabu, 01 Februari 2012 12:30 WIB
Selasa, 31 Januari 2012 12:15 WIB
Minggu, 29 Januari 2012 12:30 WIB
28 Januari 2012 09:30 WIB
Jumat, 27 Januari 2012 09:00 WIB
Kamis, 26 Januari 2012 16:10 WIB
Kamis, 26 Januari 2012 12:15 WIB
image image image image image