Rabu, 03 Maret 2010 14:30 WIB
Enam Cara Berpikir Si Langsing
Penulis : Ikarowina Tarigan

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Enam Cara Berpikir Si Langsing

showmehealthbiz.com

COBALAH bertindak dan berpikir seperti orang langsing, Anda juga akan semakin langsing. Penelitian menunjukkan bahwa pikiran turut mempengaruhi berat badan. Orang yang langsing memikirkan makanan dengan cara berbeda dari orang-orang pada umumnya.

"Orang-orang yang langsing mempunyai hubungan yang rileks dengan makanan," terang David L. Katz, MD, MPH, dari Public Health, Yale University School of Medicine."Sedang mereka yang kelebihan berat badan cenderung asyik memikirkan makanan. Mereka fokus mengenai jumlah dan frekuensi makan atau sibuk menilai baik atau buruknya satu makanan. Sebagai akibatnya, waktu makan selalu ada di otak," tutur Katz, seperti dikutip situs prevention.com.

Untuk membantu Anda menurunkan berat badan berikut temuan pakar diet mengenai rahasia pikiran dan tindakan perempuan langsing:

1. Mereka memilih kepuasan, bukan kekenyangan

Dari skala kekenyangan satu hingga 10, terang penulis Thin People Don't Clean Their Plates Jill Fleming, RD, perempuan langsing berhenti makan pada level enam atau tujuh. Sedang kebanyakan orang akan terus hingga level delapan atau 10.

Mengapa? Hal ini karena Anda menyamakan perasaan kenyang dengan puas. Anda merasa kekurangan jika berhenti makan terlalu cepat. Selain itu, lanjut Fleming, mungkin saja karena Anda terbiasa menghabiskan makanan yang ada di piring, terlepas dari apakah Anda membutuhkannya atau tidak.

Tiru mereka. Untuk bisa makan seperti perempuan langsing, cobalah letakkan sendok dan garpu Anda setelah menghabiskan setengah porsi. Gunakan skala satu hingga 10, ukurlah tingkat kekenyangan Anda. Hal ini bertujuan meningkatkan kesadaran Anda mengenai perasaan puas saat makan. Selain itu, cara ini juga memperlambat kecepatan makan, memungkin Anda menyadari rasa kenyang.

2. Mereka sadar rasa lapar bukan keadaan darurat

Sebagian besar orang yang kelebihan berat badan, terang penulis Beck Diet Solution Judith S. Beck, PhD, cenderung melihat rasa lapar sebagai kondisi yang perlu diatasi dengan cepat."Jika Anda takut dengan rasa lapar, Anda akan makan berlebih untuk menghindarinya." Mereka yang langsing menahan lapar karena mereka tahu bahwa perasaan lapar selalu datang dan pergi.

Tiru mereka. Pilihlah hari yang sibuk untuk menunda makan siang selama satu atau dua jam. Atau cobalah menghindari kudapan siang yang selalu menjadi kebiasaan Anda. Anda akan melihat bahwa Anda tetap baik-baik saja. Saat merasakan lapar di kemudian hari, Anda bisa menahan diri dan tidak langsung mencari makan seperti biasanya.

3. Mereka tidak menghibur diri dengan makanan

Perempuan langsing, terang pakar penurunan berat badan dari Louisville , Kara Gallagher, PhD, bukan kebal terhadap dorongan makan akibat emsoi. Tapi mereka cenderung tahu kapan harus melakukannya dan kapan harus berhenti.

Tiru mereka."Cobalah menambahkan kata 'berhenti' ke dalam daftar perbendaharaan kata Anda," terang Gallagher. Kata tersebut bukan hanya perintah untuk berhenti menghabiskan semua makanan, tapi kata tersebut juga berdiri untuk kata lapar, marah, sepi dan lelah. Keempat kondisi ini merupakan pemicu utama makan berlebih akibat emsoi (emotional eating).

Jika benar-benar lapar, konsumsilah kudapan seimbang, seperti segenggam penuh kacang-kacangan, untuk membantu Anda bertahan hingga jam makan selanjutnya. Tapi jika Anda marah, kesepian atau kelelahan, carilah alternatif lain yang bebas kalori.

Kesepian? Teleponlah teman Anda atau berjalanlah ke taman. Berada di tengah-tengah orang lain akan membuat Anda merasa lebih menyatu dengan masyarakat. Jika kelelahan, ada baiknya mencoba untuk tidur.

4. Mereka mengonsumsi banyak buah-buahan

Sebuah studi yang dipublikasikan di Journal of the American Dietetic Association menyebutkan, rata-rata perempuan langsing mengonsumsi lebih banyak buah dan serat serta lebih sedikit lemak per hari dibandingkan orang-orang yang kelebihan berat badan.

Tiru mereka. Cobalah menambahkan buah (bukan jus) ke dalam makanan dan kudapan Anda. Usahakan dua hingga tiga takar per hari.

5. Mereka melakukan aktivitas fisik

Studi dari Mayo Clinic di Rochester menemukan, rata-rata perempuan langsing jalan kaki 2 1/2 jam per hari. Cara ini membantu menurunkan 16,5 kg berat badan setahun.

Tiru mereka. Cobalah memenuhi anjuran 10.000 langkah per hari. Anda bisa menggunakan pedometer untuk mengukur langkah Anda.

6. Mereka cukup tidur

Studi dari Eastern Virginia Medical School menemukan, perempuan langsing tidur dua jam lebih lama per minggu dibandingkan orang-orang yang kelebihan berat badan. Kurang tidur, menurut peneliti, akan menurukan kadar hormon penekan selera makan leptin dan meningkatkan kadar hormon pemicu selera makan ghrelin.

Tiru mereka. Dua jam per minggu berarti hanya 17 menit sehari. Cobalah tidur hingga delapan jam per malam. (IK/OL-08)

 

 

 
KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
05-03-2010 21:50:40 WIB
Oleh: DARMANTO
komen

I like it,,.....//,........................




04-03-2010 16:02:20 WIB
Oleh: mey
pengenn

pengen sekali langsing sudah semua tak coba...setiap hal yg berhubungan dengan berat badan yang ada di media perempuan pasti saya baca dan coba menerapkan tappi ga ada hasilnya saya malah tambah gendut..




MORE INFO
Selasa, 07 Februari 2012 12:45 WIB
Kamis, 02 Februari 2012 12:00 WIB
Rabu, 01 Februari 2012 15:15 WIB
Senin, 30 Januari 2012 09:30 WIB
Rabu, 25 Januari 2012 15:00 WIB
Selasa, 24 Januari 2012 12:16 WIB
21 Januari 2012 10:00 WIB
Kamis, 19 Januari 2012 12:15 WIB
14 Januari 2012 09:45 WIB
Jumat, 13 Januari 2012 16:20 WIB
Kamis, 12 Januari 2012 09:30 WIB
Rabu, 11 Januari 2012 12:30 WIB
image image image image image