Kamis, 11 Maret 2010 14:30 WIB
Tujuh Sebab Pipis Terlalu Sering
Penulis : Ikarowina Tarigan

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Tujuh Sebab Pipis Terlalu Sering

ayushveda.com

ANDA mengalamai sering buang air kecil? Gangguan yang Anda alami dikenal dengan nama frequent urination. Untuk ukuran normal, kandung kemih bisa menyimpan air seni hingga membuat Anda akan ke kamar kecil empat hingga delapan kali sehari.

Lebih dari frekuensi ini atau terbangun di tengah malam karena ingin ke toilet merupakan pertanda bahwa Anda minum terlalu banyak atau minum menjelang jam tidur. Selain itu, hal ini juga bisa menandakan adanya gangguan kesehatan.

Penyebab

Sering buang air kecil bisa saja gejala dari berbagai gangguan kesehatan. Jika diikuti dengan demam, kebutuhan mendesak untuk air kecil, dan rasa sakit atau tidak nyaman di perut, kemungkian Anda mengalami infeksi saluran kecing. Selain itu, berikut beberapa hal lain yang bisa memicu gangguan ini:

Diabetes.Frequent urination seringkali merupakan gejala awal diabetes tipe 1 dan tipe 2. Hal ini karena tubuh mencoba mengeluarkan glukosa yang tidak digunakan melalui air seni.

Kehamilan. Dari minggu-minggu awal kehamilan, rahim yang tumbuh akan menekan kandung kemih. Hal ini akan membuat Anda sering-sering buang air seni.

Gangguan prostat. Prostat yang membesar bisa menekan uretra (saliran kecing) dan menghambat aliran air seni. Hal ini akan membuat dinding kandung kemih mengalami iritasi. Akibatnya, kandung kemih akan mulai berkontraksi meskipun kandungan air seni
di dalamnya masih sedikit, sehingga memicu sering buang air kecil.

Interstitial cystitis. Kondisi yang belum diketahui penyebab pastinya ini ditandai dengan rasa sakit di dalam kandung kemih dan daerah pinggul. Gejala gangguan ini seringkali melibatkan kebutuhan mendesak untuk buang air kecil.

Stroke dan penyakit terkait saraf lainnya. Kerusakan saraf yang memasok kandung kemih bisa memicu ganguan fungsi kandung kemih, termasuk sering buang air kecil dan tiba-tiba ingin buang air kecil.

Sering buang air kecil seringkali bukan gejala penyakit, tetapi merupakan salah satu gangguan kesehatan. Pada penderita sindrom kandung kemih yang terlalu aktif (overactive bladder syndrome), kontraksi kandung kemih yang terjadi tanpa sengaja memicu kebutuhan buang air kecil mendesak. Artinya, Anda harus ke toilet meskipun kandung kemih belum penuh. Hal ini bisa membuat Anda terbangun di malam hari. (IK/OL-08)

 
KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
MORE INFO
Selasa, 07 Februari 2012 12:45 WIB
Kamis, 02 Februari 2012 12:00 WIB
Rabu, 01 Februari 2012 15:15 WIB
Senin, 30 Januari 2012 09:30 WIB
Rabu, 25 Januari 2012 15:00 WIB
Selasa, 24 Januari 2012 12:16 WIB
21 Januari 2012 10:00 WIB
Kamis, 19 Januari 2012 12:15 WIB
14 Januari 2012 09:45 WIB
Jumat, 13 Januari 2012 16:20 WIB
Kamis, 12 Januari 2012 09:30 WIB
Rabu, 11 Januari 2012 12:30 WIB
image image image image image