13 Maret 2010 14:37 WIB
Pro Kontra Operasi Sesar
Penulis : Ikarowina Tarigan

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Pro Kontra Operasi Sesar

cdn.24.com

JUMLAH ibu yang melahirkan melalui operasi sesar semakin meningkat. Para ibu memilih proses ini dengan berbagai alasan, mulai dari mengurangi rasa sakit hingga sebagai langkah antisipasi jika bayi diprediksi mengalami gangguan.

Apakah cara ini benar-benar aman? Berikut uraian dari para pakar mengenai manfaat dan risiko operasi sesar:

Sama seperti prosedur operasi lainnya, sesar mempunyai manfaat dan kerugian yang perlu Anda pertimbangkan.

"Sesar tentunya bermanfaat, terutama dari sisi kepraktisan," terang Iffath Hoskins , MD , dari departemen obsetri Lutheran Medical Center di Brooklyn , New York ."Dengan sesar, ibu juga tahu pasti kapan bayinya akan lahir." Selain itu, terang Hoskins, Anda bisa menyiapkan segala sesuatu, termasuk spesialis yang bisa membantu jika bayi bermasalah.

Selain manfaat positif, lanjut Hoskins, sesar juga mempunyai risiko."Perempuan perlu memahami bahwa sesar merupakan pembedahan besar di area perut," terang Jan Kriebs dari departemen obstetri dan ginekologi University of Maryland Medical Center. "Meskipun ditangani oleh berbagai ahli, sesar tetap saja berisiko," terang Kriebs, seperti dikutip situs webmd.com.

Prosedur ini melibatkan pembedahan melalui kulit, perut, otot, dan kemudian masuk ke dalam rahim. Dari awal hingga akhir, biasanya memerlukan waktu tiga hingga empat jam.

Menurut Hoskins, 40 persen atau lebih perempuan yang melakukan tiga kali atau lebih sesar akan mengalami komplikasi ini.

Pemulihan

Pemulihan setelah melakukan operasi sesar, menurut Katherine Economy, MD, MPH, dari departemen obstetri Brigham and Women's Hospital/Harvard Medical School, bukanlah hal yang mudah. Ibu biasanya masih perlu menjalani perawatan di rumah sakit selama empat hari. Sedang  ibu yang melahirkan secara alami biasanya hanya memerlukan waktu dua hari.

Selain itu, Anda masih akan menggunakan kateter segera setelah operasi. Di samping itu, efek dari anestesi lokal akan bertahan selama beberapa jam. Artinya, Anda akan mati rasa dari pinggang ke bawah dan Anda akan memerlukan narkotik untuk meradakan sakit.

Pesan pentingnya, terang Econmy, melahirkan melalui vagina dan operasi sesar sama-sama aman."Tapi perlu diingat, jika membandingkan proses kelahiran alami yang berjalan lancar dan proses sesar yang berjalan lancar, proses melahirkan alami melalui vagina masih jauh lebih aman." (IK/OL-08)

 

 
KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
19-03-2010 03:52:56 WIB
Oleh: dede nurjanah
lahir normal vs sesar

Melahirkan secara normal lebih baik dilakukan jika tidak ada indikasi untuk melahirkan secara sesar,dan untuk dokter sebaiknya tidak menuruti ibu yang ingin melahirkan secara sesar bila tidak ada indikasi yang spesifik, karna bila melahirkan secara normal lebih mudah untuk melakukan imd pd bayi yg baru lahir dan otomatis dapat melancarkan dalam pemberian asi esklusif.




MORE INFO
Jumat, 03 Februari 2012 12:40 WIB
Jumat, 03 Februari 2012 09:30 WIB
28 Januari 2012 12:30 WIB
Jumat, 27 Januari 2012 16:00 WIB
Rabu, 25 Januari 2012 12:15 WIB
Selasa, 17 Januari 2012 15:33 WIB
Selasa, 17 Januari 2012 09:05 WIB
Senin, 16 Januari 2012 15:44 WIB
Minggu, 15 Januari 2012 15:00 WIB
14 Januari 2012 13:20 WIB
Kamis, 12 Januari 2012 16:20 WIB
07 Januari 2012 10:00 WIB
image image image image image