Minggu, 14 Maret 2010 09:00 WIB
Orang Gemuk Makin Sulit Deteksi Lemak
Penulis : Ikarowina Tarigan

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Orang Gemuk Makin Sulit Deteksi Lemak

asset-cache.net

PARA ilmuwan telah mengungkap alasan baru yang mendorong beberapa orang berusaha menjauhi keripik berlemak, cokelat dan kari yang bersantan.

Studi baru menemukan, orang-orang yang kelebihan berat badan jauh lebih buruk mendeteksi rasa lemak dalam makanan dibandingkan teman mereka yang lebih langsing atau mereka yang bisa menahan diri.

Kegagalan dalam merasakan lemak, terang peneliti, membuat tubuh mereka tidak sadar saat mereka telah mengonsumsi dalam jumlah cukup. Akibatnya, mereka makan berlebih dan menimbun berat badan.

Sebelumnya, beberapa dokter berpendapat bahwa orang-orang  gemuk bisa merasakan makanan tinggi kalori. Tapi, studi baru yang dilakukan peneliti dari Deakin University, di Melbourne, Australia, ini, menentang pandangan tersebut.

"Kami menemukan bahwa orang-orang yang sensitif terhadap lemak, yang bisa merasakan keberadaan lemak meskipun hanya dalam konsentrasi rendah, pada dasarnya mengonsumsi lebih sedikit lemak dibandingkan orang-orang yang tidak sensitif," terang peneliti Dr Russell Keast, seperti dikutip situs dailymail.co.uk., edisi Selasa (9/3).

Mekanisme berhenti

Menurut studi yang dipublikasikan di British Journal of Nutrition ini, rasa lemak bisa memicu respon dalam sistem kontrol selera makan tubuh.

"Kita semua menyukai makanan berlemak. Yang kita perkirakan adalah mekanisme berhenti makan. Tubuh bisa memberitahu kapan Anda sudah mengonsumsi dalam jumlah cukup dan perlu berhenti. Dan jika tidak sensitif, Anda tidak mendapatkan umpan balik tersebut."

Peneliti meyakini bahwa selain bisa mendeteksi rasa manis, asin, asam, pahit dan rasa daging, lidah juga bisa mendeteksi rasa lemak. Akan tetapi, terang peneliti, makanan modern sangat tinggi lemak sehingga membuat beberapa orang semakin tidak sensitif. Akibatnya, mereka mengonsumsi makanan berlemak dalam jumlah berlebih. (IK/OL-08)

 


KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
MORE INFO
Kamis, 09 Februari 2012 11:45 WIB
Rabu, 08 Februari 2012 15:10 WIB
Selasa, 07 Februari 2012 09:30 WIB
Senin, 06 Februari 2012 12:40 WIB
Jumat, 03 Februari 2012 14:36 WIB
Selasa, 31 Januari 2012 15:15 WIB
Selasa, 31 Januari 2012 09:00 WIB
Senin, 30 Januari 2012 15:00 WIB
28 Januari 2012 16:20 WIB
Rabu, 25 Januari 2012 09:00 WIB
Selasa, 24 Januari 2012 14:35 WIB
Minggu, 22 Januari 2012 15:10 WIB
image image image image image