Selasa, 16 Maret 2010 09:00 WIB
Tekanan Darah Naik Turun Berisiko Stroke
Penulis : Ikarowina Tarigan

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Tekanan Darah Naik Turun Berisiko Stroke

wikimedia.org

MENURUT ilmuwan para dokter kemungkinan melewatkan gejala-gejala yang menunjukkan pasien berisiko tinggi stroke karena mereka mengabaikan tekanan darah yang naik turun (yo-yo).

Peneliti Peter Rothwell dari University of Oxford menemukan, bacaan tekanan darah yang kadang-kadang tinggi merupakan indikator risiko stroke yang lebih akurat dibandingkan tekanan darah yang tetap tinggi secara konsisten.

Dalam sistem tradisional, terang peneliti, dokter hanya mempertimbangkan tekanan darah tinggi berkesinambungan sebagai gejala bahwa seseorang beriko mengalami penyakit jantung atau stroke. Tekanan darah tinggi yang hanya terjadi sekali-sekali biasanya diabaikan dan dianggap sebagai sebuah penyimbangan.

Akan tetapi, penelitian terbaru menunjukkan bahwa praktik seperti ini bisa menyesatkan. Variasi tekanan  darah, terang peneliti, juga bisa digunakan untuk mengenali gejala gangguan jantung di masa depan.

Temuan ini, menurut peneliti, mempunyai implikasi besar terhadap pencegahan stroke dan serangan jantung. Panduan klinis, terang peneliti, seharusnya dikaji ulang.

Dalam studi ini, peneliti melihat bagaimana variasi tekanan darah memengaruhi risiko stroke pada empat kelompok partisipan dari percobaan-percobaan sebelumnya. Masing-masing kelompok terdiri dari 2.000 pasien. Semua partisipan pernah mengalami stroke kecil atau transient ischaemic attack (TIA).

Studi yang dipublikasikan di The Lancet ini mengungkap, pasien dengan tekanan darah atas (sistolik) paling bervariasi berisiko enam kali lebih besar mengalami stroke dibandingkan mereka yang mempunyai paling sedikit variasi tekanan darah, terlepas dari rata-rata tekanan darah.

"Kami menemukan bahwa variasi tekanan darah lebih menentukan risiko stroke dibandingkan rata-rata tekanan darah," terang Rothwell, seperti dikutip situs dailymail.co.uk, edisi Sabtu, (13/3). (IK/OL-08)

 

 

 

 

 

 

 


KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
MORE INFO
Kamis, 09 Februari 2012 11:45 WIB
Rabu, 08 Februari 2012 15:10 WIB
Selasa, 07 Februari 2012 09:30 WIB
Senin, 06 Februari 2012 12:40 WIB
Jumat, 03 Februari 2012 14:36 WIB
Selasa, 31 Januari 2012 15:15 WIB
Selasa, 31 Januari 2012 09:00 WIB
Senin, 30 Januari 2012 15:00 WIB
28 Januari 2012 16:20 WIB
Rabu, 25 Januari 2012 09:00 WIB
Selasa, 24 Januari 2012 14:35 WIB
Minggu, 22 Januari 2012 15:10 WIB
image image image image image