Selasa, 13 April 2010 14:30 WIB
Hukuman Fisik Picu Anak Agresif
Penulis : Ikarowina Tarigan

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Hukuman_Fisik_Picu_Anak_Agresif

nydailynews.com

MEMUKUL pantat anak saat mereka berusia tiga akan memicu perilaku yang lebih agresif saat mereka menginjak usia lima tahun. Hal ini terlepas dari tingkat agresi anak sebelum dipukul.

Dengan kata lain, terang peneliti, pendekatan yang membuat anak menangis, selanjutnya akan menjadi bumerang."Kita tahu bahwa anak-anak memerlukan panduan dan disiplin. Tapi orangtua harus fokus pada bentuk disiplin yang positif dan nonfisik," terang peneliti Catherine Taylor dari Tulane University's School of Public Health and Tropical Medicine di New Orleans, seperti dikutip situs healthday.com, Senin (12/4).

Hukuman badan lainnya, yang lebih berat dari memukul pantat, menurut peneliti, akan memiliki implikasi yang lebih besar pula.

Temuan ini, menurut Dr. Kathryn J. Kotrla dari kampus Texas A&M Health Science Center Round Rock, menekankan pentingnya sikap pengasuhan positif dalam memutus siklus kekerasan dan mengurangi tingkat kekerasan umum yang berlaku di masyarakat.

Banyak organisasi, termasuk American Academy of Pediatrics, sangat menentang hukuman badan. Berdasarkan perkiraan, sekitar 35 hingga 90 persen orangtua masih menerapkan disiplin pada anak dengan cara ini.

Stres
Dalam studi ini, peneliti meminta 2.500 ibu merespon pertanyaan mengenai seberapa sering mereka telah memukul pantat anak mereka (yang berusia tiga tahun) selama bulan sebelumnya. Para ibu juga dimintai keterangan mengenai tingkat agresi anak saat berusia 3, serta beragam faktor risiko pengasuhan lainnya seperti tingkat depresi ibu, penggunaan alkohol dan kekerasan di antara anggota keluarga.

Peneliti menemukan, anak usia tiga tahun yang telah mengalami pemukulan pantat dua kali atau lebih pada bulan sebelumnya berisiko 50 persen lebih besar menjadi agresif saat menginjak usia lima tahun.

"Kita tahu bahwa anak belajar dari orangtua. Jadi jika anak dipukul untuk alasan apa pun, berarti Anda mengajarkan mereka untuk memukul atau berlaku serupa atau Anda menyatakan bahwa perilaku agresif itu bisa diterima," terang Taylor.

Selain itu, lanjut Taylor, semakin sering anak dipukul untuk alasan apa pun, mereka juga akan semakin stres. Stres ini bisa mengganggu perkembangan otak, perkembangan emosi dan perilaku anak. (IK/OL-08)
MORE INFO
Senin, 21 Mei 2012 12:30 WIB
Rabu, 16 Mei 2012 13:20 WIB
Kamis, 10 Mei 2012 09:10 WIB
05 Mei 2012 15:35 WIB
05 Mei 2012 13:00 WIB
Rabu, 02 Mei 2012 14:00 WIB
Selasa, 01 Mei 2012 12:45 WIB
28 April 2012 13:10 WIB
Rabu, 25 April 2012 15:40 WIB
Selasa, 24 April 2012 15:00 WIB
Selasa, 24 April 2012 09:15 WIB
Selasa, 17 April 2012 14:00 WIB
image image image image image