Jumat, 16 April 2010 09:00 WIB
Orang Depresi Merokok Lebih Banyak
Penulis : Ikarowina Tarigan

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Orang_Depresi_Merokok_Lebih_Banyak

psychology.umd.edu

ORANG yang depresi cenderung merokok dan kecil kemungkinan akan berhenti. Ini adalah menurut hasil survei Centers for Disease Control (CDC) Amerika Serikat.

Temuan ini tidak membuktikan bahwa depresi memicu kebiasaan merokok atau kebiasaan merokok menyebabkan depresi. Tapi data survei, yang dilakukan terhadap orang dewasa di berbagai area di Amerika dari 2005 hingga 2008, menunjukkan adanya hubungan kuat antara depresi dan merokok.

Orang yang depresi lebih mungkin merokok dibandingkan orang-orang yang tidak depresi. Selain itu, berdasarkan temuan CDC, jumlah rokok yang mereka hisap meningkat seiring dengan semakin beratnya depresi yang diderita.

Di samping itu, perokok yang mengalami depresi cenderung menghisap rokok pertama mereka lebih cepat di awal hari dibandingkan perokok yang tidak depresi.

Sedang di antara orang-orang yang tidak depresi, kemungkinan perempuan untuk merokok lebih kecil dibandingkan laki-laki. Tapi, perempuan yang depresi merokok sebanyak laki-laki yang depresi.

Berikut bebrapa hasil utama CDC's National Health and Nutrition Examination Surveys 2005-2008, seperti diuraikan di situs webmd.com, Rabu (14/4).

  • Sekitar 48 persen perempuan dan 40 persen laki-laki dengan depresi kronis adalah perokok. Di antara orang-orang yang tidak depresi, 17 persen perempuan dan 25 persen laki-laki adalah perokok.
  • Lebih 50 persen perokok yang depresi langsung merokok lima menit setelah bangun pagi. Hanya 30 persen perokok tidak depresi yang melakukan ini.
  • Perokok yang depresi menghabiskan rokok hampir dua kali lebih banyak dibandingkan perokok yang tidak depresi. (28 persen berbanding 15 persen).
  • Dalam setiap kelompok usia, orang yang depresi lebih tidak mungkin berhenti merokok dibandingkan orang-orang yang tidak depresi.
  • Orang-orang yang depresi lebih mungkin mencoba merokok dibandingkan orang-orang yang tidak depresi. (IK/OL-08)
MORE INFO
Senin, 21 Mei 2012 12:30 WIB
Rabu, 16 Mei 2012 13:20 WIB
Kamis, 10 Mei 2012 09:10 WIB
05 Mei 2012 15:35 WIB
05 Mei 2012 13:00 WIB
Rabu, 02 Mei 2012 14:00 WIB
Selasa, 01 Mei 2012 12:45 WIB
28 April 2012 13:10 WIB
Rabu, 25 April 2012 15:40 WIB
Selasa, 24 April 2012 15:00 WIB
Selasa, 24 April 2012 09:15 WIB
Selasa, 17 April 2012 14:00 WIB
image image image image image