STATIN bisa mencegah kembalinya kanker prostat pada lelaki yang sudah menjalani operasi pengangkatan kelenjar prostat. Obat penurun kolesterol tersebut, menurut temuan peneliti, membuat lelaki berisiko 30 persen lebih kecil mengalami kekambuhan dibandingkan lelaki yang tidak menggunakan."> STATIN bisa mencegah kembalinya kanker prostat pada lelaki yang sudah menjalani operasi pengangkatan kelenjar prostat. Obat penurun kolesterol tersebut, menurut temuan peneliti, membuat lelaki berisiko 30 persen lebih kecil mengalami kekambuhan dibandingkan lelaki yang tidak menggunakan., hidup sehat, sex, cantik, kesehatan, makanan, gaya hidup, terapi penyakit, info obat, pengobatan alternatif, jurnal kesehatan, berita, aktual, editorial, politik, kriminal, olahraga, polkam, ekonomi, hukum, nusantara, jabotabek, sains, teknologi, keamanan, hiburan, entertain, artist, sby, lapindo, internasional, tsunami, gempa, gempa bumi, longsor, pariwisata, sepakbola, humaniora, asian games, sea games, olimpiade, pemilu, pilkada, gubernur, kepala daerah, bupati, wali kota, walikota, dpr, mpr, menteri, negara, presiden, wapres, kala, metrotv, paloh, surya paloh">
Rabu, 30 Juni 2010 11:02 WIB
Statin Kurangi Kekambuhan Kanker Prostat
Penulis : Ikarowina Tarigan

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Statin Kurangi Kekambuhan Kanker Prostat

dailymail.co.uk

STATIN bisa mencegah kembalinya kanker prostat pada lelaki yang sudah menjalani operasi pengangkatan kelenjar prostat. Obat penurun kolesterol tersebut, menurut temuan peneliti, membuat lelaki berisiko 30 persen lebih kecil mengalami kekambuhan dibandingkan lelaki yang tidak menggunakan.

Selain itu, menurut studi yang dipublikasikan di jurnal Cancer, Senin (28/6) ini, statin dalam dosis yang lebih tinggi berkaitan dengan penurunan risiko munculnya gejala pertumbuhan kanker kembali. Studi-studi sebelumnya sudah mengindikasikan bahwa statin bisa melawan kanker prostat.

Dalam studi ini, tim peneliti dari Duke University Medical Centre di Durham, North Carolina, dan University of Toronto mempelajari 1.319 lelaki yang telah menjalani operasi. Dari jumlah ini, 236 orang menggunakan statin saat menjalani pengangkatan kelenjar prostat.

Secara umum, penggunaan statin mengurangi risiko kekambuhan biokimia, yang ditandai dengan peningkatan PSA hingga 30 persen.

Untuk lelaki yang menggunakan simvastatin sebanyak 20 miligram sehari, risiko kekambuhan berkurang sebanyak 43 persen. Simvastatin merupakan salah satu obat statin yang digunakan secara luas.

"Temuan ini menambah bukti bahwa statin mempunyai peran penting dalam memperlambat pertumbuhan dan perkembangan kanker prostat," tutur Dr Stephen Freedland dari Duke University, seperti dikutip situs dailymail.co.uk.

Stusi-studi sebelumnya, terang Freedland, telah menunjukkan bahwa statin mempunyai komponen antikanker."Tapi belum sepenuhnya jelas kapan saat terbaik menggunakan atau bagaimana cara kerjanya."

Studi ini, terang Dr Kate Holmes dari The Prostate Cancer Charity, melihat bagaimana kadar protein PSA dalam darah dipengaruhi oleh statin. Protein PSA merupakan indikator apakah kanker prostat muncul kembali pada lelaki yang sudah menjalani pengobatan penyakit tersebut.

Akan tetapi, terang Holmes, masih banyak pertanyaan yang belum terjawab mengenai penggunaan statin. Para peneliti dan dokter, menurut dia, harus berhati-hati dalam menghubungkan kadar PSA rendah pada lelaki pengguna statin dengan keyakinan bahwa kanker tidak kambuh kembali."Meskipun statin efektif mengurangi kadar PSA, kemungkinan statin mempunyai efek kecil terhadap kecenderungan kambuhnya kanker prostat."  (IK/OL-06)
MORE INFO
Rabu, 23 Mei 2012 09:30 WIB
Minggu, 13 Mei 2012 12:15 WIB
Minggu, 13 Mei 2012 09:00 WIB
Kamis, 10 Mei 2012 16:00 WIB
Rabu, 09 Mei 2012 13:15 WIB
Rabu, 09 Mei 2012 09:00 WIB
Minggu, 06 Mei 2012 13:00 WIB
Selasa, 01 Mei 2012 09:00 WIB
Minggu, 15 April 2012 12:45 WIB
Jumat, 13 April 2012 16:10 WIB
Selasa, 10 April 2012 12:30 WIB
Senin, 09 April 2012 16:50 WIB
image image image image image