allposters.com
SELAMA ini masyarakat awam hanya mengenal bahwa gula yang ada di pasaran adalah gula putih. Padahal, ada dua jenis gula konsumsi yaitu gula putih dan gula rafinasi. Kedua gula tersebut sangat berbeda baik dari segi fisik maupun
kegunaannya sehingga segmentasi pasar kedua gula tersebut pun berbeda.
Gula putih ditujukan konsumsi masyarakat pada umumnya sebagai bagian dari sembako, sedangkan gula rafinasi untuk kalangan industri baik itu industri makanan maupun industri farmasi.
Rafinasi diambil dari kata refinery artinya menyuling, menyaring, membersihkan. Jadi bisa dikatakan bahwa gula rafinasi adalah gula yang mempunyai kualitas kemurnian yang tinggi. Sayangnya, meski terbilang murni, penggunaan gula rafinasi masih menjadi pro-kontra di Tanah Air.
Namun, kini banyak beredar gula pasir putih yang harganya murah dan ditengarai itu merupakan gula rafinasi. Ciri-ciri gula rafinasi yang diperjualbelikan itu biasanya dikemas menggunakan plastik biasa seperti gula pasir lokal, tapi rasanya kurang manis dan dijual dengan harga lebih murah.
Gula rafinasi dinilai kurang baik untuk dikonsumsi langsung karena dapat menyebabkan penyakit. Hal itu disebabkan gula jenis ini memang semestinya diperuntukkan bagi kebutuhan industri seperti pabrik makanan dan minuman yang
harus diolah lagi.
Selain itu, menurut ahli perawatan kulit Francesco Clark, gula bisa menjadi penyebab munculnya keriput dan penuaan lebih cepat. "Gula rafinasi dapat menyebabkan penuaan pada kulit melalui proses alami glikasi yakni saat molekul
gula diserap ke dalam aliran darah selama proses pencernaan dan menutup molekul protein pada kulit Anda," katanya.
Ia menambahkan semakin banyak proses glikasi yang dialami, maka kulit akan terlihat gelap, kusam, timbul noda-noda hitam serta kehilangan elastisitas yang menyebabkan keriput. "Tampaknya efek glikasi memengaruhi molekul protein yang menghasilkan kolagen dan elastin yang berguna untuk membentuk elastisitas dan kehalusan kulit.
Untuk itu, berhati-hatilah dalam membeli gula jangan sampai Anda tergiur oleh harga gula yang murah, tapi ternayata dapat merugikan kesehatan. Bila Anda memang ingin mengonsumsi gula rafinasi unutk kebutuhan sehari-hari, belilah
produk yang telah mendapatkan izin dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) jangan yang diproduksi secara perorangan dan dijual bebas ke kepada masyarakat tanpa melewati pengawasan dari BPOM. (Pri/OL-06)
|
Kamis, 09 Februari 2012 09:05 WIB
|
|
Rabu, 08 Februari 2012 09:30 WIB
|
|
04 Februari 2012 10:15 WIB
|
|
Jumat, 03 Februari 2012 16:50 WIB
|
|
Kamis, 02 Februari 2012 14:50 WIB
|
|
Rabu, 01 Februari 2012 12:30 WIB
|
|
Selasa, 31 Januari 2012 12:15 WIB
|
|
Minggu, 29 Januari 2012 12:30 WIB
|
|
28 Januari 2012 09:30 WIB
|
|
Jumat, 27 Januari 2012 09:00 WIB
|
|
Kamis, 26 Januari 2012 16:10 WIB
|
|
Kamis, 26 Januari 2012 12:15 WIB
|