Rabu, 01 September 2010 11:14 WIB
Pengembangan Vaksin Ebola Alami Kemajuan
Penulis : Prita Daneswari

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Pengembangan Vaksin Ebola Alami Kemajuan

scottcamazine.com

PENELITI Amerika Serikat telah mengalami kemajuan yang cukup pesat dalam uji coba terhadap obat ebola setelah diberikannya izin uji coba terhadap manusia. AS memang khawatir virus dengan tingkat kematian tinggi ini dapat dipergunakan beberapa pihak seperti kelompok teroris sebagai senjata biologis.

Uji coba klinis pun telah disetujui setelah obat baru itu terbukti efektif pada monyet. Adapun penyakit hingga kini telah menyebabkan kematian sebesar 90 persen pada kasus manusia, sedangkan bagi monyet penyakit ini sangatlah fatal.
Sekitar 1.200 orang telah meninggal akibat ebola sejak 1976.

Virus ebola ditularkan melalui cairan tubuh. Penderitanya akan mengalami beberapa gejala seperti mual, muntah, pendarahan internal, bahkan gagal organ sebelum akhirnya meninggal.

Dalam uji coba terakhir, peneliti menemukan bahwa obat baru ini ampuh menyembuhkan 60 persen monyet dari virus tersebut. Juga, terbukti 100 persen efektif dalam pengobatan virus Marburg yang dialami monyet cynomolgus. Untuk
itu, Badan Makanan dan Obat-obatan AS kini telah memberikan izin diadakannya uji coba terhadap beberapa sukarelawan.
Tingkat kematian yang terbilang tinggi akibat ebola dikhawatirkan beberapa pihak dapat dijadikan senjata biologis oleh beberapa kelompok. Karena itu, AS pun menambah biaya penelitian untuk virus itu pascainsiden 11 September 2001.
Pengobatan terbaru tengah dikembangkan oleh Institut Penelitian Medis Penyakit Berbahaya Angkatan darat AS dengan perusahaan AVI BioPharma.

Namun, para peneliti memperingatkan bahwa meski telah terdapat sebuah kemajuan yang signifikan, penggunaan vaksin akan membutuhkan lebih banyak waktu dan analisis hingga siap untuk diterapkan pada warga luas. (Pri/OL-06)

KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
MORE INFO
Kamis, 09 Februari 2012 13:00 WIB
Rabu, 08 Februari 2012 13:15 WIB
Senin, 06 Februari 2012 16:35 WIB
Senin, 06 Februari 2012 09:30 WIB
Minggu, 05 Februari 2012 13:00 WIB
Minggu, 05 Februari 2012 10:10 WIB
Jumat, 03 Februari 2012 09:00 WIB
Kamis, 02 Februari 2012 16:20 WIB
Rabu, 01 Februari 2012 09:00 WIB
Senin, 30 Januari 2012 12:15 WIB
Minggu, 29 Januari 2012 10:00 WIB
Jumat, 06 Januari 2012 15:50 WIB
image image image image image