Minggu, 04 Desember 2011 18:45 WIB
Akupunktur Tingkatkan Harapan Hidup
Penulis : Anshar Dwi Wibowo

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Akupunktur Tingkatkan Harapan Hidup

MI/Usman Iskandar

KALANGAN medis terutama Perhimpunan Dokter Spesialis Akupuntur Medik (PDAI) menggaungkan pentingnya akupunktur guna mencapai tujuan program Millenium development Goals (MDGs) untuk meningkatkan angka harapan hidup manusia Indonesia.

"Akupunktur berperan besar untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia serta mendukung tercapainya MDGs. Misalnya, akupunktur mempunyai peranan promotif dan preventif. Promotif itu meningkatkan kesehatan, kalau kesehatan meningkat tentu kualitas dan harapan hidup akan meningkat," ujar Ketua Umum Pengurus Pusat PDAI Kemas Abdurrohim.

Kemas melanjutkan, dalam upaya meningkatkan kesehatan, akupunktur mampu berkontribusi besar karena dinilai mempunyai efek samping minimal dibandingkan obat paten.

"Gara-gara efek samping obat, harapan hidup bukannya semakin meningkat tapi menurun karena efek samping bertambah. Tapi kalau dengan akupunktur itu efek sampingnya sangat minimal," katanya.

Efek samping minimal yang dimaksud, Kemas menjelaskan, ialah hematom. Setelah pasien ditusuk menggunakan jarum tidak akan mengeluarkan darah melainkan seperti bentuk luka lebam.

"Di Rumah Sakit Cipto itu kurang dari 5% kejadian hematom. Itu berarti efek sampingnya tidak besar," ujarnya.

Selain itu, diungkapkannya, secara konvensional murni diluar akupuntur, upaya untuk meningkatkan harapan hidup belum bisa dimaksimalkan. Salah satu indikasinya terlihat dari masih mahalnya biaya obat-obatan. Bagi masyarakat yang kurang mampu dari segi ekonomi, membayar biaya obat yang mahal sama saja dengan mengurangi harapan hidup karena mereka tidak mampu menjangkaunya.

"Akupuntur itu biayanya murah tapi kalau dokter lain kan kalau tanpa obat enggak mungkin. Nah, obat itu bervariasi bisa mahal bisa murah dan kalau tren masyarakat taunya obat paten tentunya mahal," tuturnya.

Akupunktur, lanjutnya, juga hampir tidak mempunyai kontraindikasi. Berbeda dengan obat yang umumnya mempunyai kontraindikasi bagi konsumen yang mengkonsumsinya.(*/X-12)
MORE INFO
Selasa, 22 Mei 2012 09:30 WIB
19 Mei 2012 20:04 WIB
Selasa, 15 Mei 2012 09:00 WIB
Selasa, 08 Mei 2012 09:00 WIB
Selasa, 01 Mei 2012 16:00 WIB
Senin, 23 April 2012 11:22 WIB
Jumat, 20 April 2012 12:32 WIB
Kamis, 19 April 2012 14:40 WIB
Minggu, 15 April 2012 17:00 WIB
Senin, 09 April 2012 12:30 WIB
Selasa, 03 April 2012 13:30 WIB
31 Maret 2012 10:00 WIB
image image image image image