Jumat, 23 Desember 2011 14:35 WIB
Terapi Magnet Bantu Sembuhkan Stroke
Penulis : *

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Terapi_Magnet_Bantu_Sembuhkan_Stroke

Ilustrasi -- AP/Patrick Semansky

SEMAKIN hari penyakit stroke semakin menjadi momok yang menakutkan bagi setiap orang. Terlebih bagi mereka yang kurang memperhatikan gaya hidup, baik itu dalam hal pola makan, maupun aktifitas lainnya.

Baru-baru ini terdapat penelitian baru di Neurology Departement University Of Miami yang menunjukkan bahwa merangsang sel-sel saraf di otak dengan terapi magnet dapat membantu pemulihan akibat penyakit stroke.

Selama Transcranial Magnetic Stimulation (TMS), para dokter menempatkan kumparan magnet besar terhadap kulit kepala pasien, yang menciptakan arus listrik untuk merangsang sel-sel saraf. Setelah terserang stroke, salah satu sisi otak dapat menjadi terlalu aktif dan sisi yang lainnya dapat kelebihan beban dalam bekerja. Dengan terapi TMS, keseimbangan antara kedua sisi otak dapat dikembalikan.

Dari penelitian yang dilakukan oleh Neurology Departement, sepuluh dari 20 orang yang menderita penyakit stroke, menerima terapi magnet setiap hari selama dua minggu. Sedangkan yang 10 lainnya menerima pengobatan di luar TMS.

Setelah berjalan selama dua minggu penelitian, para penderita stroke dites untuk mengukur tingkat kemampuan menyalin garis dan angka, tes juga mengaitkan aktivitas sehari-hari, seperti membaca panggilan nomor di telepon genggam, pemilihan koin, sampai membaca menu.

Secara keseluruhan, peserta yang menerima terapi magnet meningkat sebesar 16,3% karena setelah adanya terapi tersebut, tingkat pemulihan pasien meningkat menjadi 22,6%.

Peneliti Giacomo Koch, MD, PhD, dari Santa Lucia Foundation di Roma, Italia, dan koleganya menunjukkan bahwa pemulihan bisa menjadi efek gabungan dari latihan mental dan juga TMS.

Menurut Ralph L. Sacco, MD, ketua Neurology Departement di School of Medicine, Universitas Miami, studi mengenai TMS ini sangat menarik dan penting. Penemuan ini merupakan langkah awal untuk suatu proses penyembuhan stroke.

Patrick Lyden, MD, ketua Neurology Departement di Medical Centre, Los Angeles, menambahkan bahwa dengan terapi magnet ini, kita bisa mendapatkan lebih banyak pasien ke dalam program rehabilitasi yang baik. Karena ini adalah pengobatan yang baru dan informasi yang sangat menarik.

Alan Manevitz, MD, salah seorang psikiater di New York City Lenox Hill Hospital, menggunakan TMS untuk mengobati pasien akibat depresi, termasuk depresi yang dapat mengikuti stroke. Ia menambahkan bahwa penelitian baru menunjukkan bahwa TMS memiliki potensi luar biasa dalam mengobati stroke-terkait kecacatan.

Sejauh ini, unit-unti TMS dikatakan sangat mahal. Seperti dikatakan oleh Randolph Marshall, MD, MS, Department of Neurology di Columbia University Medical Center, bahwa TMS memerlukan pelatihan khusus, sehingga harganya cenderung selangit. Namun diharapkan TMS menjadi udara segar untuk terapi penyembuhan, khusunya bagi para penderita stroke.(*/X-13)
MORE INFO
Minggu, 20 Mei 2012 12:45 WIB
Senin, 14 Mei 2012 12:30 WIB
12 Mei 2012 13:00 WIB
Jumat, 11 Mei 2012 17:15 WIB
Jumat, 04 Mei 2012 15:30 WIB
Jumat, 04 Mei 2012 14:21 WIB
Jumat, 27 April 2012 14:15 WIB
Kamis, 26 April 2012 12:30 WIB
Rabu, 25 April 2012 19:30 WIB
Rabu, 25 April 2012 15:00 WIB
Jumat, 20 April 2012 15:11 WIB
Selasa, 17 April 2012 16:00 WIB
image image image image image