Jumat, 13 Januari 2012 16:20 WIB
Waspada Bahaya Bakteri Handuk Kertas
Penulis : *

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Waspada Bahaya Bakteri Handuk Kertas

remodelista.com

KEBIASAAN menggunakan handuk kertas setelah mencuci tangan ternyata memiliki dampak yang kurang baik. Penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Infection Control, mengatakan bahwa terdapat bakteri di handuk kertas dan jika digunakan setelah mencuci tangan, bakteri tersebut tanpa sengaja terpindah ke tangan.

Penelitian di Laval University Kanada menguji enam merek handuk kertas dan kemudian membagi-bagikan ke kamar mandi umum. Setelah beberapa hari ditemukan bakteri dalam handuk kertas tersebut, terlebih pada handuk kertas yang terbuat dari serat daur ulang.

“Dalam penelitian kami, konsentrasi bakteri di dalam kertas daur ulang yaitu antara 100-1000 kali lipat lebih tinggi daripada jenis kertas yang dibuat tanpa proses daur ulang,” kata salah seorang peneliti.

Lendir bakteri diketahui sebagai masalah utama yang terdapat dalam handuk kertas. Bakteri yang bersarang di kertas daur ulang mengandung bahan pengikat seperti pati yang berfungsi sebagai bahan makanan bakteri tersebut.

Penelitian yang juga dikutip dalam webMD mengatakan bahwa sebagian besar bakteri yang ditemukan di handuk kertas adalah bakteri bacillus yang bisa menyebabkan keracunan makanan.

Namun dalam satu jenis handuk kertas yang diteliti, ditemukan kandungan jenis bakteri Bacillus cereus. Selain dapat memicu keracunan makanan, bakteri jenis ini dipercaya dapat memicu infeksi mata, paru-paru, darah, dan sistem saraf pusat.

Penemuan bakteri bacillus cereus pada dasarnya tidak akan membahayakan, namun jenis bakteri ini berbahaya bagi orang yang memiliki kekebalan tubuh yang lemah, bayi, dan juga orang lanjut usia. (*/OL-06)
MORE INFO
Selasa, 22 Mei 2012 15:50 WIB
Selasa, 22 Mei 2012 12:30 WIB
Kamis, 17 Mei 2012 09:10 WIB
Senin, 07 Mei 2012 12:30 WIB
Kamis, 03 Mei 2012 16:35 WIB
Rabu, 02 Mei 2012 12:30 WIB
Selasa, 01 Mei 2012 15:20 WIB
Senin, 30 April 2012 16:50 WIB
Kamis, 26 April 2012 16:30 WIB
Kamis, 26 April 2012 15:00 WIB
Rabu, 25 April 2012 10:00 WIB
Senin, 23 April 2012 16:10 WIB
image image image image image