Minggu, 06 Desember 2009 00:10 WIB
Diet Tepat Penderita Asam Urat
Penulis : Budi Sutomo

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Diet Tepat Penderita Asam Urat

ISTOCK

POLA makan salah bisa menyebabkan berbagai macam gangguan kesehatan. Salah satunya adalah artitis gout atau penyakit asam urat. Lakukan diet rendah purin agar penyakit asam urat dapat dikontrol.

Salah satu faktor penyebab penyakit asam urat adalah  karena kebiasaan mengonsumsi makanan dengan kandungan purin tinggi. Dalam kondisi asupan purin tidak berlebihan, purin akan dibuang melalui urine, keringat, dan feses.

Namun, asupan purin yang berlebihan dan adanya gangguan metabolisme pencernaan akan menyebabkan kandungan asam urat di dalam darah meningkat. Akibatnya timbul kristal dalam bentuk garam asam urat yang akan mengendap di persendian. Kondisi ini akan menimbulkan rasa tidak nyaman, seperti nyeri yang amat sangat dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Berdasarkan jenis kelamin
Normalnya kadar asam urat dalam darah adalah 3-7 mg/ml. Kandungan asam urat normal di dalam darah juga digolongkan berdasarkan jenis kelamin. Untuk wanita 2,0-6,6 mg/dl, sedangkan untuk pria 2,1-8,5 mg/dl. Gangguan asam urat biasanya terjadi jika di dalam darah kandungan asam uratnya lebih dari 12 mg/dl.

Sesuaikan kebutuhan kalori
Asupan kalori harus sesuai dengan tinggi dan berat badan penderita. Dengan demikian, kebutuhan kalori disesuaikan kondisi tubuh. Kekurangan kalori pada penderita asam urat akan meningkatkan serum asam urat sehingga dapat mengurangi pengeluaran asam urat melalui urine.

Khusus penderita yang mengalami kegemukan, kalori harus dikurangi hingga 10%-15% dari kebutuhan kalori normal. Karena jumlah kalori yang dibatasi itu, penderita dapat menyiasatinya dengan banyak makan sayur dan buah. Tingginya kadar air di sayur dan buah juga dapat mengurangi kelebihan asam urat dalam serum. Sayur dan buah yang tidak mengandung purin dapat dikonsumsi hingga 300 g/hari.

Utamakan protein nabati
Diet penderita asam urat harus rendah protein. Protein dari daging, ikan, dan unggas dibatasi hingga 80-120 gr/hari. Protein terutama yang berasal dari hewan dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah.

Sumber makanan yang mengandung protein hewani dalam jumlah yang tinggi, misalnya otak, paru, hati, ginjal, dan limpa. Beberapa makanan sumber protein yang bisa dikonsumsi adalah telur, susu rendah lemak, keju, tahu dan susu kedelai. Asupan protein yang dianjurkan untuk penderita asam urat adalah 0.8 -1 g/kg berat badan/hari.

Perbanyak cairan
Banyak minum air putih membantu membuang asam urat melalui urine. Sebaiknya penderita asam urat minum minimal 2,5 liter sehari. Air minum ini bisa berupa air putih atau teh. Hindari kopi atau bir dan minuman beralkohol hasil fermentasi ragi karena merupakan sumber asam urat. Buah dan sayuran juga kaya mineral kalium, sifat kalium adalah diuretik sehingga kelebihan purin dalam tubuh dapat dikeluarkan tubuh melalui urine.

Batasi purin
Inti dari diet bagi penderita asam urat adalah membatasi purin. Karena hampir semua bahan makanan mengandung purin, terutama sumber protein, untuk menghilangkannya sama sekali asupan purin sangat tidak mungkin. 

Maka yang harus dilakukan adalah membatasi asupan purin menjadi 100-150 mg purin per hari, sedangkan diet normal mengandung 600-1.000 mg purin per hari. (Budi Sutomo)
MORE INFO
Minggu, 25 Juli 2010 09:04 WIB
Selasa, 29 Juni 2010 09:35 WIB
Jumat, 18 Juni 2010 10:00 WIB
Minggu, 06 Juni 2010 14:38 WIB
Minggu, 06 Juni 2010 11:45 WIB
Minggu, 06 Juni 2010 10:53 WIB
Minggu, 23 Mei 2010 11:35 WIB
Minggu, 23 Mei 2010 10:39 WIB
Minggu, 16 Mei 2010 11:19 WIB
Minggu, 02 Mei 2010 08:37 WIB
Minggu, 02 Mei 2010 08:25 WIB
Minggu, 25 April 2010 10:05 WIB
image image image image image