Minggu, 07 Februari 2010 06:19 WIB
Jangan Memaki, Berikan Kritik Membangun
Penulis :

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Jangan Memaki Berikan Kritik Membangun

Inico Toys Cafe --MI/Adam Dwi

TIDAK banyak orang bisa menghargai para profesional yang bergelut di dapur juga mereka yang melayani di meja makan. Di restoran misalnya, profesi waiter atau waitress ataupun chef sering dianggap remeh. Maka, ketika pelayanan atau rasa makanan tak sesuai dengan ekspektasi, pengunjung terkadang memaki dan mengkritik bahkan nyaris tak mengindahkan etika .

"Kalau di luar negeri, orang sudah bisa menghargai profesi ini, karena mereka sadar tiap profesi butuh keahlian dan proses belajar yang sulit," ujar Tito Andhika, General Manager The Apartement Restoran di Kuningan, Jakarta belum lama ini.

Tiap orang tentu tak mau acara makannya menjadi bencana hanya karena pelayan yang ngawur atau makanan yang mengecewakan. Namun komplain juga harus dilontarkan sesuai prosedur. 

Tito mengingatkan, selain berisi keluhan, komplain juga berfungsi untuk memberi masukan membangun bagi restoran favorit Anda. Menurut Tito, Ada tiga tipe pelanggan yang mengeluh atas pelayanan. Pertama, mereka yang agresif, biasanya langsung marah-marah. Kedua, passive complainers, biasanya hanya diam dan menggerutu sendiri. Ketiga, constructive complainers yang menyampaikan saran membangun.

"Baik di Indonesia maupun di luar negeri, kebanyakan memang agresif. Namun, di luar negeri, mereka punya penghargaan yang lebih tinggi terhadap pekerjaan kami. Mereka mengerti tentang budaya makan, sehingga mereka tahu apa yang salah. Kalau di sini, penunjung cenderung meremehkan. Seperti ada perbedaan kasta antara pengunjung dengan pekerja restoran," jelas Tito.

Nah, kalau begitu, bagaimana sebaiknya komplain dilakukan? Tentu, yang paling ideal adalah constructive complianers. Kalau Anda tak suka dengan konfrontasi, sebaiknya isi saja comment card. Di situ, tulislah apa yang menjadi keluhan Anda dan bagaimana sebaiknya mereka melayani Anda.

Kalau mau yang bersifat langsung, sebaiknya minta dipanggilkan manager restoran. Sampaikan dengan baik apa yang menjadi keluhan, dan kritik yang membangun. Ingat, bahwa niat Anda bukan untuk menjatuhkan atau merendahkan profesinya, namun untuk membuat restoran favorit Anda menjadi lebih baik.

Kalau sudah begitu, nantikan saja perubahan yang terjadi dan nikmati pelayanan yang semakin baik saat Anda bersantap lagi di resto itu nanti!(*/M-3)
MORE INFO
Jumat, 16 April 2010 10:05 WIB
Minggu, 31 Januari 2010 00:07 WIB
Minggu, 03 Januari 2010 00:05 WIB
Minggu, 27 Desember 2009 00:25 WIB
Minggu, 13 Desember 2009 00:28 WIB
Minggu, 06 Desember 2009 00:12 WIB
image image image image image