Jumat, 16 April 2010 10:05 WIB
Promo Efektif Jaring Tamu
Penulis : Amalia Susanti - Ida Farida
Promo Foof Festival -- MI/Teresia Aan Melian
RESTORAN memiliki peranan penting
dalam mempromosikan sebuah hotel. Tidak
mengherankan jika pengadaan sejumlah
program khusus di restoran sering menjadi
strategi promosi jitu bagi hotel.
Salah satu program promosi yang dilakukan pebisnis
hotel adalah gelaran food festival. Para pelaku bisnis
industri hotel sepakat bahwa gelaran food festival
merupakan sarana yang efektif untuk menjaring tamu.
Apalagi, aneka promosi makanan yang disajikan
lengkap itu cenderung lebih murah.
"Adanya promo food festival ini cukup efektif untuk
meningkatkan jumlah tamu. Terbukti dengan adanya
promo itu, tamu hotel meningkat 40%-50%," ujar Public
Relations Marbella Suites Bandung Shinta N Israsari
kepada Media Indonesia.
Menurut Shinta, peningkatan kunjungan itu juga
karena Kota Bandung dikenal sebagai salah satu tujuan
wisata kuliner.
Nah, untuk memuaskan selera tamunya, manajemen
hotel mengemas promosi aneka makanan mulai dari
menu lokal hingga internasional.
Dengan gelaran aneka menu makanan yang
mengundang selera itu, tamu diharapkan tidak harus
pergi keluar hotel untuk mencari makanan.
Gelaran aneka makanan itu, lanjut Shinta, diadakan
setiap sebulan sekali dengan tema yang berbeda.
Mereka juga memiliki promosi gelaran makanan setiap
minggunya.
Tema Berbeda
Promo gelaran makanan juga dilakukan Hotel
Millennium yang terletak di Jakarta. “Promo food festival
sangat membantu menjaring tamu,” ujar Marcomm
Manager Hotel Millennium Jakarta Imuthia Yanindra.
Hotel Millennium menggelar promosi makanan
setiap bulan dengan tema yang berbeda-beda dan
biasanya juga disesuaikan dengan perayaan hari besar
seperti Idul Fitri, Ramadhan, Natal, Idul Adha, Paskah,
dan lain-lain.
Menu makanan yang disajikan hotel berbintang
empat ini, lanjut Imuthia, hampir sebagian besar adalah
makanan lokal.
Alasannya, hampir sebagian besar tamu di Hotel
Millennium adalah wisatawan mancanegara yang ingin
mencicipi makanan lokal. “Kita biasanya menyajikan
makanan tradisional yang mengutamakan cita rasa
lokal,” ungkap Imuthia.
Manfaat dari promo food festival juga dirasakan
Hotel Horison Bekasi. Menurut Public Relations Hotel
Horison Astrid R Agustin, gelaran program menu
makanan dapat meningkat kunjungan tamu hingga
55%.
"Peningkatan kunjungan itu memang tidak
berpengaruh terhadap peningkatan kunjungan tamu
hotel. Karena mereka yang ingin menikmati aneka
promo makanan itu datang untuk mencicipi aneka
makanan saja," ungkap Astrid.
Untuk menjaring tamu, tambah Astrid, mereka
mengeluarkan tema yang menarik. Untuk tahun ini,
hotel bintang empat itu menggelar Parade Nusantara.
"Kami memang hanya menggelar promo setahun
sekali," aku Astrid.
Gelaran Parade Nusantara itu diadakan selama
17 hari mulai 1 hingga 17 Agustus 2010. Program
itu diadakan untuk menyambut Hari Kemerdekaan
Republik Indonesia.
“Tema tahun ini adalah Parade Nusantara Food
Festival yang menyajikan semua jenis makanan khas
di Indonesia, khususnya tujuh kota besar di Indonesia.
Menu yang disajikan di antaranya berasal dari
Makassar, yakni coto makassar, pempek palembang,
dan soto bandung.
Setiap ragam jenis menu yang diolah oleh koki
berpengalaman itu disajikan dengan prasmanan. Anda
dapat menikmatinya di Malabar Coffee Shop Hotel
Horison dengan harga Rp200 ribu ++ per orang.
Sementara itu, Hard Rock Hotel Bali juga tidak mau
ketinggalan. Hotel bintang lima itu juga menggelar
promo food festival.
Menurut Manajer Marketing Komunikasi Hard
Rock Hotel Bali Aulianty Sellina Rizal, untuk
mempromosikan hotelnya, biasanya mereka menggelar
promosi reguler berupa makanan prasmanan atau
buffet.
Mengingat Bali merupakan tujuan wisatawan
mancanegara, promo aneka makanan yang disajikan
pun lebih banyak menu internasional. “Untuk buffet
biasanya kami mengambil tema setiap minggunya. Ada
menu masakan Italia dan Jepang.
Selain itu, ada pula menu Hard Rock Original seperti
sosis dan burger serta seafood barbeque di restoran Starz
Diner pada saat makan malam,” ujar Aulianty.
Promosi aneka makanan itu memang bertujuan
memberikan variasi kepada para tamu dan
pengetahuan akan citarasa masakan dari berbagai
negara, termasuk Indonesia.
Adanya promosi itu diharapkan dapat memenuhi
keinginan para tamu untuk mencoba setiap jenis
makanan. (S-4)