Minggu, 13 Juni 2010 10:25 WIB
Segarnya Timun Serut
Penulis :

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Segarnya Timun Serut

MI/Usman Iskandar

SUDAH bulat hati bersantap di Rumah Makan Medan Baru? Selain gulai kepala ikan yang jadi trade mark restoran di kawasan Krekot Bunder ini, Anda wajib memesan timun serut.

Wujudnya tak beda dengan jus melon. Bahan bakunya terbilang bersahaja, timun sayur. Namun, pengolahannya istimewa. "Kami serut, bukan di jus," kata Ibrahim, 57, sang pemilik.

Maka, sebaiknya selain meminumnya, sendok juga serutan timun di dasar gelas. Masih ada keterlibatan gula putih untuk membuat rasanya lebih bersahabat di lidah. Efek yang ditimbulkan tiap sedotan, segar,  manis dan tentu saja dingin yang memang jadi karakter dasar sayuran yang kerap dibuat acar itu.

Sebagian rumah makan yang menyajikan masakan khas negeri serambi Mekah kerap mencampurkan susu dalam sajian ini, bahkan ada beberapa yang tidak menyerutnya sehingga yang disajikan adalah jus timun. Namun, di Medan Baru, yang dilibatkan hanyalah gula dan timun yang diserut kasar. Banyak pelanggan yang menghubungkan minuman khas Aceh ini dengan efek positifnya buat menangkal dampak gulai ikan yang disantap.

Timun ini konon mujarab mereduksi efek negatif gurihnya santan pada tubuh, terutama buat  mereka yang telah senior. Namun, buat Ibrahim, kunci hidup sehat dan mereduksi dampak negatif kolesterol dari makanan berlemak dan bersantan ternyata cuma satu, olah raga.

"Dulu, saya anggap, cukup dengan mondar mandir di sini saja sudah sehat, tapi ternyata tetap harus olahraga, makanya saya sekarang jalan pagi rutin setiap subuh," kata ayah dua anak ini. Minum timun serut setelah itu pasti jadi segar! (Zat/M-3)


MORE INFO
Minggu, 18 Juli 2010 10:34 WIB
Minggu, 20 Juni 2010 09:17 WIB
19 Juni 2010 10:18 WIB
Minggu, 02 Mei 2010 08:45 WIB
Minggu, 18 April 2010 07:17 WIB
Minggu, 28 Maret 2010 09:55 WIB
Minggu, 21 Maret 2010 10:38 WIB
Minggu, 14 Maret 2010 08:48 WIB
Minggu, 07 Maret 2010 11:15 WIB
Minggu, 07 Maret 2010 10:35 WIB
Minggu, 21 Februari 2010 09:15 WIB
Minggu, 17 Januari 2010 00:13 WIB
image image image image image