Minggu, 27 Juni 2010 11:19 WIB
Nostalgia dengan Kue Rangi
Penulis : Iis Zatnika

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Nostalgia dengan Kue Rangi

Kue Rangi ---MI/Iis Zatnika

KANGEN dengan penganan Betawi yang kini makin sulit dicari? Mampir saja ke Gedung Sarinah di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat. Tak jauh dari lobi, berjajar para pedagang kue tradisi Betawi yang mengusung langsung gerobaknya masing-masing.

Ada kue ape atau kue tete, tape ketan berbungkus daun jambu air, dan yang paling istimewa, kue rangi.  Kue jenis ini terbilang paling sulit dicari karena pedagangnya kian langka. Si Abang pun mengaku diboyong langsung dari Jatinegara dan rencananya akan berjualan beberapa pekan di Sarinah.

Serutan kelapa muda ditaburi tepung kanji, yang menurut istilah pedagangnya, 'dibedakin', lalu dijajarkan di cetakan logam yang mirip peranti yang digunakan untuk membuat kue pancong.

Pada masa lalu, pedagang kue ini setia menggunakan kayu bakar buat menambah aroma. Namun kini bahan bakar berganti gas.
Setelah matang, kue dioleskan campuran gula merah kental yang juga dicampur sagu.

Saatnya bernostalgia! Rasanya tetap gurih, manis dengan aroma kelapa yang wangi. Jika khawatir akan sulit kembali menemui kue ini, jangan ragu untuk memborongnya. (Zat/M-3)
MORE INFO
Minggu, 16 Mei 2010 10:22 WIB
Minggu, 02 Mei 2010 08:30 WIB
Minggu, 18 April 2010 07:57 WIB
Minggu, 14 Maret 2010 09:05 WIB
Minggu, 07 Maret 2010 10:45 WIB
Minggu, 31 Januari 2010 00:15 WIB
Minggu, 27 Desember 2009 00:10 WIB
Minggu, 20 Desember 2009 00:15 WIB
Minggu, 13 Desember 2009 00:10 WIB
Kamis, 12 November 2009 13:38 WIB
image image image image image