Test Drive Mitsubishi Pajero Sport Dakar
Jumat, 29 April 2011 09:00 WIB
Disupiri Legenda Juara Reli Dakar untuk Kedua Kalinya
Penulis : chadie

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Disupiri Legenda Juara Reli Dakar untuk Kedua Kalinya

MI/Chadie

DI sela-sela acara peluncuran varian baru Mitsubishi yang diberi nama Pajero Sport Dakar, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) memberikan kesempatan para jurnalis yang hadir untuk merasakan kehandalan kendaraan ini di medan off-road. Untuk keperluan ini, KTB tidak tanggung-tanggung mengundang sang legenda juara reli Dakar Hiroshi Masuoka untuk 'menyupiri' para jurnalis.

Ini merupakan kesempatan kedua kalinya bagi Media Indonesia disupiri oleh mantan juara Dakar Rally yang berhasil naik podium dalam 4 tahun berturut-turut (2001-2004). Sebelumnya, acara serupa yang melibatkan legenda hidup ini pernah digelar KTB pada 26 Mei 2009 lalu.

Ketika pertama kali melihat bentuk dan karakter lintasan yang tersedia, seharus kami pantas takut. Pasalnya sama sekali  tidak ada permukaan yang mulus. Semuanya terdiri dari tanah kering berdebu, hamparan batu sebesar kepalan tangan yang disusun membentuk lintasan dan gundukan-gundukan tanah yang sangat tidak 'tertib'. Apalagi ketika kami sebelumnya menyaksikan aksi Masuoka saat sesi ini baru dimulai.  

Roda bagian kanan Pajero Sport berisi beberapa petinggi KTB yang diantaranya adalah Executive Marketing Director KTB Rizwan Alamsyah dan Operating Marketing Director KTB Eiichi Koito itu sempat terangkat akibat kedua ban kiri SUV yang dinakhodai Masuoka itu 'tertancap' ke dalam tanah. Mobil pun nyaris terguling membentuk sudut hampir 45 derajat dalam keadaan terhenti.

Tak berapa lama, kendaraan itu perlahan tapi pasti kembali ke posisi semula yang membuat semua orang yang menyaksikan kejadian itu melepas napas panjang diselingi gemuruh berbagai komentar yang beberapa saat sempat tertahan menyaksikan kejadian itu.

Akhirnya tibalah giliran kami. Setelah menggunakan balaclava dan helm yang disediakan pihak panitia, kami pun masuk ke dalam kabin Pajero Sport Dakar baru ini. Aroma kemewahan kulit langsung menyergap saat kami membuka pintu penumpang belakang.

Masuoka menyambut kehadiran kami dengan senyuman. Entah kenapa perasaan kami menjadi lebih tenang setelah melihat wajah sang pereli gaek ini secara langsung saat ia di belakang roda kemudi. Kejadian yang nyaris membuat Pajero terguling belum lama tadi seolah terlupakan begitu saja.

Justru kami sibuk mengendalikan adrenalin yang tiba-tiba mengalir deras meski kendaraan belum sedikit pun bergerak. Bagaimana tidak. Di balik kemudi kendaraan yang kami tumpangi, duduk sosok mantan juara reli dunia mengenakan wearpack lengkap dengan helm beserta atributnya yang siap melakukan aksi.

Ini adalah aliran adrenalin yang timbul karena mendapat kesempatan yang kedua kalinya disupiri mantan juara dunia reli Dakar.

Menunggu bendera start dikibarkan, pereli kelahiran 13 Maret 1960 itu menyempatkan diri menjelaskan tentang kelebihan Pajero Sport Dakar. "Kendaraan ini memiliki akselerasi yang lebih cepat dan mudah dikendalikan," ujarnya singkat.

Ia juga menjelaskan bahwa transmisi cerdas Mitsubishi INVECS-II (Intelligent & Innovative Vehicle Electronic Control System) memiliki fitur pengoperasian bergaya manual yang dapat dioperasikan lewat tuas di balik roda kemudi (paddle shift). Belum sempat kami berinteraksi banyak, bendera start tiba-tiba berkelebat menandai dimulainya 'permainan'. Permainan adrenalin yang sesungguhnya.

Seperti yang pernah kami lihat sebelumnya, ia tetap tenang menghadapi lintasan yang kami anggap sangat brutal, padahal bodi Pajero yang kami tumpangi mengalami guncangan hebat diiringi suara khas benturan-benturan batu yang menghantam bagaian bawah bodi.

Usianya yang tidak muda lagi, tidak membuat pereli ini kehilangan kelincahannya mengendalikan kendaraan. Beberapa kali kami merasakan ia melakukan berbagai manuver yang seolah kendaraan seperti dikendalikan oleh roda belakang.

Sebagai seorang pengemudi yang sangat profesional, ia tahu betul sampai dimana mobil yang ia kendarai memiliki batas kemampuan. Oleh karena itu kami tidak perlu merasa heran kalau kejadian yang nyaris membuat Pajero ini terguling di awal sesi tersebut merupakan kesengajaan untuk menunjukan kebolehannya. (OL-07)






 



 
      

MORE INFO
Senin, 14 November 2011 08:08 WIB
Minggu, 13 November 2011 18:54 WIB
Jumat, 28 Oktober 2011 10:06 WIB
Minggu, 02 Oktober 2011 21:45 WIB
Selasa, 09 Agustus 2011 13:36 WIB
Jumat, 08 Juli 2011 08:08 WIB
Rabu, 06 Juli 2011 20:47 WIB
Bridgestone Potenza Adrenalin RE002
Minggu, 26 Juni 2011 17:15 WIB
Kamis, 16 Juni 2011 17:52 WIB
Test Drive Off-Road
Minggu, 12 Juni 2011 21:23 WIB
Mercedes-Benz G-Experience
07 Mei 2011 10:06 WIB
Senin, 25 April 2011 09:00 WIB
Test Drive Toyota Fortuner Diesel TRD Sportivo
image image image image image