Selasa, 03 Januari 2012 08:08 WIB
Temuan Baru Material yang Lebih Ringan dan Kuat
Penulis : chadie

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Temuan_Baru_Material_yang_Lebih_Ringan_dan_Kuat

autoblog

PRODUSEN mobil tengah terjabak dua masalah antara meningkatkan keselamatan dan meningkatkan efisiensi bahan bakar. Dua hal yang dapat berseberangan untuk mengimlementasikannya. Namun hal itu menjadi masuk akal berkat material terbaru yang ringan namun kuat.

California Institute of Technology (CIT), HRL Laboratories dan University of California-Irvine bergabung untuk mengembangkan sebuah material micro-lattice atau kisi-kisi mikro terdiri dari 99,99 persen udara yang diklaim 100 kali lebih ringan dari Styrofoam dan sangat kuat seperti baja.

Bahan super ringan berteknologi mikro ini bahkan digambarkan mampu diletakkan di atas bulu-bulu bunga dandelion yang sangat lembut dan mudah rontok, tanpa merusak bunga tersebut sama sekali.

Material setipis kertas ini sejatinya terdiri dari anyaman tabung kecil berukuran 1.000 kali lebih tipis dibandingkan sehelai rambut manusia. Depertemen pertahanan AS sangat tertarik dengan material ini untuk proyek-proyek 'top-secret' mereka.

Selain untuk membuat pesawat terbang khusus untuk keperluan pertahanan negara, rupanya material ini juga sangat menarik diterapkan dalam industri otomotif. Pasalnya material ini dapat secara signifikan mengurangi bobot dan hambatan yang mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Selain itu, sifat material dilaporkan dapat kembali pulih setelah mengalami stress hingga 50 persen dan memiliki karakter yang mengesankan dalam menyerap energi benturan sehingga sangat sesuai sebagai aset keselamatan.

Profesor Julia Greer dari CIT menambahkan bahwa material tersebut bisa menggantikan komponen non baja berat yang sulit untuk dibuat ringan. Material tanpa udara kabarnya akan menjadi langkah berikutnya dalam evolusi logam ringan dan hanya ilmuwan yang berkutat dalam bidang nano-lattice atau kisi-kisi nano saja yang mampu melakukannya. 

Kami tidak banyak tahu soal material micro maupun nano, namun kami coba menduga bahwa material ini belum cukup murah untuk diaplikasikan pada bidang otomotif. Namun jika pemerintah AS dan pabrik pesawat terbang bisa membawa membuatnya menjadi murah untuk diproduksi, maka kita akan melihat jenis material ini membantu produsen otomotif mewujudkan standar efisiensi bahan bakar 21 km/liter bahkan lebih. (OL-07)







 


MORE INFO
Rabu, 16 Mei 2012 11:41 WIB
Selasa, 15 Mei 2012 08:00 WIB
Kamis, 03 Mei 2012 14:00 WIB
Rabu, 02 Mei 2012 14:00 WIB
Senin, 30 April 2012 14:00 WIB
Akan Dicoba Bulan Juli Mendatang di Indonesia
Kamis, 26 April 2012 08:00 WIB
21 April 2012 16:00 WIB
Kamis, 19 April 2012 18:00 WIB
Rabu, 11 April 2012 10:00 WIB
Kamis, 29 Maret 2012 12:00 WIB
Selasa, 20 Maret 2012 12:04 WIB
Rabu, 14 Maret 2012 14:02 WIB
image image image image image