Lima Rahasia Tubuh Langsing
30 Januari 2010 16:00 WIB     

projectoneinc.com

FRUSTRASI dengan program diet yang selama ini tak kunjung menunjukkan hasil? Barangkali sudah waktunya Anda untuk meninggalkan cara diet yang konvensional dan mulai mengaplikasikan sejumlah perubahan gaya hidup sehat.

Berikut ini adalah beberapa rahasia mempertahankan tubuh ramping dari orang-orang yang memang langsing seumur hidupnya, atau dari mereka yang berhasil menurunkan dan mempertahankan berat badan ideal:

1. Jangan berdiet
Hapuskan istilah diet dari dalam kamus Anda. Menurut Anne Fletcher, MS, RD, penulis buku serial Thin for Life, sadarilah bahwa apa yang Anda lakukan merupakan suatu perubahan gaya hidup yang permanen. Anda tetap harus memangkas jumlah kalori yang diasup tubuh jika ingin tetap langsing, tetapi bukan berarti Anda harus berdiet secara gila-gilaan. Upaya tersebut lebih kepada peninjauan kembali apa yang Anda makan dan menjadi lebih bijaksana dalam memilih menu.

Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa orang kurus cenderung memiliki kualitas diet yang lebih baik dibandingkan orang yang memiliki kelebihan berat badan. Mereka makan lebih banyak buah-buahan, sayur-sayuran dan serat, serta minum lebih banyak air putih.

2. Awasi berat badan
Orang langsing tahu persis berapa berat badannya, dan mereka memantau angka tersebut dengan sering menimbang badan. Melakukan hal itu bukan berarti Anda menjadi terobsesi dengan berat badan, tetapi rajin menimbang berat badan bisa membuat Anda cepat menyadari kelebihan bobot apabila terlalu banyak makan.

Tetapkan kenaikan berat badan yang masih dapat ditoleransi, misalnya 5 kg. Jika berat badan di timbangan melampaui angka tersebut, Anda bisa langsung menentukan tindakan yang mesti diambil untuk mengatasinya.

3. Rajin berolahraga
Berdasarkan penelitian Fletcher, sembilan dari 10 orang yang berhasil menurunkan berat badan melakukan olah raga secara teratur dan menjadikannya sebagai bagian penting dari gaya hidup. Jika selama ini Anda malas menginjakkan kaki ke gym, tidak ada kata terlambat untuk memulainya. Jika enggan, berjalan kaki selama 15 menit setiap hari juga bisa menjadi pilihan.

4. Hindari makanan sebagai pelarian
Tidak sedikit orang yang melarikan diri ke makanan setiap kali tenggelam dalam kesedihan atau merasa stres dan tertekan. Coba ingat-ingat, berapa kali Anda mengunyah cokelat atau brownies setiap kali merasa frustrasi? Orang langsing tidak menjadikan hal tersebut sebagai kebiasaan. Mereka menolak makan hanya untuk alasan emosional.

Ketika Anda merasa sedih, marah, bosan, kesepian atau frustrasi, makanan tidak akan menjadi menyelesaikan persoalan. Sebaiknya, cari kesenangan lain selain makanan sebagai pelampiasan perasaan. Misalnya, berjalan-jalan di taman, menonton DVD, menelepon teman, atau sekadar berendam dengan aroma terapi.

5. Stop makan sebelum kenyang
Kebanyakan orang bertubuh ramping tidak memaksakan diri menghabiskan makanan di atas piring ketika perut sudah terasa penuh. Agar tidak membuang-buang makanan, biasakan mengambil makanan dalam porsi kecil dan menambahnya kemudian jika merasa kurang. Ketika memesan makanan di luar, jangan tergoda memesan porsi jumbo hanya karena iming-iming harga yang lebih menguntungkan.

Biasakan untuk berhenti makan sebelum merasa kenyang. Jika Anda makan di luar dan tidak bisa memesan porsi kecil, tawarkan untuk berbagi makanan dengan teman makan Anda. Jika makan sendiri, bungkus sebagian makanan untuk dibawa pulang.(*/OL-5)