Jumat, 06 Agustus 2010 15:00 WIB   |  0 Komentar
Danica Patrick
Berpacu Menjadi yang Tercepat
Penulis : Yulia Permata Sari

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Berpacu Menjadi yang Tercepat

forbes.com

SEBAGAI pembalap mobil profesional asal Amerika Serikat, Danica Patrick berhasil membuktikan bahwa perempuan juga bisa secepat laki-laki. Tak heran jika nama pembalap perempuan ini, tercantum dalam daftar 30 Most Inspiring Women versi majalah Forbes.

Pembalap yang bersaing dalam IndyCar Series ini, memenangkan perlombaan pertamanya pada April 2008 di Indy Japan 300, di Montegi, Jepang. Kemenangan tersebut membuatnya menjadi perempuan pertama yang lebih dulu menyebrangi garis finis dalam IndyCar, sekaligus mengukuhkan namanya sebagai salah satu pembalap mobil profesional di AS.

Berawal dari go-kart
Dilahirkan di Beloit, Wisconsin, pada 25 Maret 1982, pembalap yang juga berpose sebagai model majalah dan iklan ini mulai memacu mobil balap di arena go-kart. Ketika itu, usianya baru sepuluh tahun namun sudah berhasil memenangkan sejumlah kejuaraan World Karting Association.

Pada usia 16 tahun, dia pindah ke Milton Keynes, Inggris, demi memajukan karier balapnya. Dia ikut berkompetisi dalam sejumlah perlombaan balap nasional Inggris melawan beberapa pembalap lain, termasuk juara dunia Formula 1, Jenson Button.

Selama tiga tahun dia berlomba dalam Formula Ford, Formula Vauxhall, dan berhasil merebut posisi kedua di Formula Ford Festival Inggris, posisi tertinggi bagi perempuan di perlombaan itu.

Pada 2002, Patrick kembali ke Amerika Serikat untuk menjadi pembalap Rahal Letterman Racing. Setelah beberapa kali unjuk kebolehan awal di Barber Dodge Pro Series, dia pindah ke kejuaraan Toyota Atlantic Championship pada 2003. Dia secara konsisten masuk dalam jajaran tiga besar, namun tidak berhasil memenangkan posisi puncak.

Diterpa kritik
Pada 2005, Rahal Letterman Racing secara resmi mengumumkan dirinya akan ikut serta dalam perlombaan IRL IndyCar Series. Sejak itu, dia sudah diturunkan dalam berbagai perlombaan, namun kemenangan yang gemilang belum juga berhasil diraihnya.

Sejumlah komentar miring mulai datang menerpa. Beberapa pembalap menuding, Patrick menggunakan fakta bahwa dirinya seorang perempuan sebagai sarana mempromosikan diri. Sementara itu, mereka yang meragukannya bertanya-tanya apakah dia mampu memenangkan kejuaraan.

Namun, setelah kemenangan yang diraihnya dalam kejuaraan di Jepang pada 2008, banyak pembalap lelaki memuji dirinya, termasuk pembalap NASCAR dan mantan jawara IRL Tony Stewart.

''Saya kira dia jelas punya bakat. Dia sudah berhasil dalam berbagai bentuk balap yang diikutinya sejauh ini, dan aku tidak melihat kemungkinan dirinya tidak akan berhasil di sini (NASCAR),'' komentarnya suatu kali.

Patrcik juga bersikeras bahwa dia tidak pernah meragukan kemampuannya sendiri. Dalam momen kemenangan di Jepang itu, perempuan yang dijuluki Anna Kournikova dalam balap mobil tersebut tidak mampu menahan air mata haru, yang kemudian disesalinya.

''Dalam bisnis ini, aku dikelilingi oleh laki-laki. Jadi, kau ingin selalu tampil menguasai diri,'' katanya.(LI/X-12)


KOMENTAR
Nama :
E-mail :
Judul Komentar :
Komentar :
   
MORE INFO
Rabu, 01 Februari 2012 12:15 WIB
Senin, 30 Januari 2012 10:10 WIB
Rabu, 25 Januari 2012 10:00 WIB
Jumat, 20 Januari 2012 13:00 WIB
Selasa, 17 Januari 2012 14:38 WIB
Jumat, 13 Januari 2012 15:15 WIB
Selasa, 10 Januari 2012 09:30 WIB
07 Januari 2012 12:30 WIB
Selasa, 03 Januari 2012 13:00 WIB
Selasa, 27 Desember 2011 15:00 WIB
Selasa, 20 Desember 2011 09:00 WIB
Jumat, 16 Desember 2011 09:00 WIB
image image image image image