Senin, 15 November 2010 15:16 WIB
Hati yang Kosong
Penulis :

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Hati yang Kosong

chronicdepressionhelp.com

TAK ada yang pernah tahu apa isi hati kita. Mereka pikir aku sempurna, mereka pikir aku bahagia. Padahal, hampa yang kurasa tak pernah berhenti menghantui lubuk hati ini.

Banyak orang pikir, anak bungsu selalu manja dan beruntung. Tapi tidak untukku. Ketika aku tahu bahwa jalan hidup yang aku jalani tak pernah kurasakan sepenuh hati.

Aku tak pernah menyesal terlahir dari keluarga dengan tingkat ekonomi rendah, susah sekolah, dan tak punya apapun. Yang aku inginkan adalah hidup seperti yang aku mau. Tidak berpindah-pindah, punya banyak teman, ada orang yang menyayangi dan mendapatkan pengakuan dari keluarga bahwa aku anak yang mampu dan tak pernah kecewakan mereka.

Sejak kecil aku harus ikut orang tua berpindah-pindah tempat tinggal. Rasanya begitu berat meninggalkan teman kecil dan terasing di sekolah baru. Dan kini semua temanku seolah enggan mengenalku lagi. Tak ada lagi sahabat dalam hidupku.

Kini, aku berhasil lepas dari "keributan" di rumah (di mana aku selalu menjadi orang yang salah), jauh dari hal-hal yang membuatku muak. Dan kupikir aku bahagia.

Tapi, yang kurasa masih sama. HAMPA. Entah apa yang bisa membuatku merasakan kepuasan hati.

Satu-satunya hal yang membuatku bertahan hanyalah pikiran bahwa aku memang terlahir dengan sempurna dan bahagia. Dan aku yakin, esok akan kutemukan bahagia.


Tantrie W

KIRIM KISAH ANDA DISINI !

MORE INFO
Rabu, 03 Agustus 2011 12:49 WIB
26 Maret 2011 15:45 WIB
08 Januari 2011 14:25 WIB
Jumat, 09 April 2010 17:00 WIB
26 Desember 2009 14:00 WIB
28 November 2009 11:00 WIB
21 November 2009 16:00 WIB
07 November 2009 14:00 WIB
Selasa, 03 November 2009 10:00 WIB
17 Oktober 2009 13:00 WIB
26 September 2009 12:00 WIB
08 Agustus 2009 10:10 WIB
image image image image image