PULUHAN perempuan yang terdiri atas 20 organisasi berkumpul di depan patung kuda Jakarta. Teriknya sinar matahari tak mereka hiraukan. Mereka bersemangat dengan bernyanyi dan berorasi menuntut perhatian lebih masyarakat atas krisis yang tengah dialami para Kartini masa kini."> PULUHAN perempuan yang terdiri atas 20 organisasi berkumpul di depan patung kuda Jakarta. Teriknya sinar matahari tak mereka hiraukan. Mereka bersemangat dengan bernyanyi dan berorasi menuntut perhatian lebih masyarakat atas krisis yang tengah dialami para Kartini masa kini., perempuan, sex, cantik, beauty, fashion ,media, indonesia, berita, aktual, editorial, politik, kriminal, olahraga, polkam, ekonomi, hukum, nusantara, jabotabek, sains, teknologi, keamanan, hiburan, entertain, artist, sby, lapindo, internasional, tsunami, gempa, gempa bumi, longsor, pariwisata, sepakbola, humaniora, asian games, sea games, olimpiade, pemilu, pilkada, gubernur, kepala daerah, bupati, wali kota, walikota, dpr, mpr, menteri, negara, presiden, wapres, kala, metrotv, paloh, surya paloh">
Kamis, 21 April 2011 13:15 WIB
Kartini BPI Adakan Aksi Damai di Istana Merdeka
Penulis : Prita Daneswari

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

PULUHAN perempuan yang terdiri atas 20 organisasi berkumpul di depan patung kuda Jakarta. Teriknya sinar matahari tak mereka hiraukan. Mereka bersemangat dengan bernyanyi dan berorasi menuntut perhatian lebih masyarakat atas krisis yang tengah dialami para Kartini masa kini.

Para perempuan ini tampak cuek. Mereka mencat wajah dengan warna putih dan membawa papan yang bertuliskan berbagai masalah yang rentan dialami para ibu, diantaranya tentang poligami dan biaya pendidikan anak.

Dengan berbaju ungu dan berpayung merah bahkan ada yang memakai daster, ibu rumah tangga dengan membawa kain lap dan kemoceng, para perempuan ini berusaha meminta adanya perhatian lebih atas krisis yang masih mendera mereka semenjak dulu hingga kini. "Ada empat krisis yang masih harus dihadapi kaum perempuan kini yakni perkawinan, kerja, pendidikan dan kesehatan reproduksi," kata Humas Barisan Perempuan Indonesia Mike kepada Mediaindonesia.com, Rabu (21/4).

Rally yang dimulai pada pukul 10.30 WIB ini akan menempuh rute patung kuda hingga Istana Negara. "Rencananya kita juga mau melewati Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak," tambah Mike. Meskipun cuaca sangat terik, puluhan perempuan ini tetap berjalan dengan semangat sembari berorasi dan bernyanyi, di antaranya lagu berjudul 'Rakyat Merdeka' yang menggambarkan keinginan mereka agar perempuan Indonesia dibebaskan dari berbagai krisis kemanusiaan. (Pri/OL-06)

MORE INFO
Kamis, 21 April 2011 13:45 WIB
Kamis, 21 April 2011 13:30 WIB
Senin, 04 April 2011 14:30 WIB
Senin, 04 April 2011 14:20 WIB
Senin, 04 April 2011 14:00 WIB
Senin, 04 April 2011 13:30 WIB
Senin, 04 April 2011 13:11 WIB
Senin, 04 April 2011 13:00 WIB
Senin, 04 April 2011 12:35 WIB
Senin, 04 April 2011 12:15 WIB
Senin, 04 April 2011 11:40 WIB
Senin, 04 April 2011 11:15 WIB
image image image image image