Selasa, 17 Januari 2012 14:38 WIB
Michelle Williams Melejit Berkat Peran Marilyn Monroe
Penulis : Annisa Indri Lestari

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Michelle Williams Melejit Berkat Peran Marilyn Monroe

AP Photo/Matt Sayles

MICHELLE Williams menjadi artis terbaik film musikal atau komedi dalam ajang Golden Globe Award ke-69, berkat aktingnya di My Week With Marilyn. Wanita kelahiran Montana, 9 September 1980 memang mengidolakan bintang yang bersinar di abad ke-20 itu. Ketika keluarganya pindah ke California dari Montana, Williams yang berusia sembilan tahun menghiasi dinding kamar barunya dengan poster Marilyn Monroe.

Monroe memang menjadi idola bagi jutaan orang dan menginsipirasi pembuatan buku dan film termasuk dua buku harian yang ditulis oleh pembuat film Inggris Colin Clark yang menceritakan ketika bekerja dengan Monroe pada produksi film di tahun 1957. Memoar itu sekarang menjadi narasi film yang diperankan Michelle Williams dalam My Week With Marilyn.

Williams bekerja keras untuk mengambil peran ikonik Marilyn Monroe. "Marilyn adalah ikon. Jujur saya tidak pernah begitu terpengaruh akan kecantikan seseorang sampai akhirnya menghabiskan waktu mengenalnya. Dia wanita pintar dan juga polos seperti anak kecil. Dibalik kehidupan Monroe yang rapuh, ia selalu memiliki kontrol atas dirinya," jelas Williams seperti dilansir The Telegraph.

Ibu dari Matilda,6, anak hasil hubungannya dengan aktor Heath Ledger yang tutup usia tahun 2008 itu ditantang berakting mengikuti stereotip Monroe. Williams juga diharuskan menghafal pose khas Monroe, bernyanyi dan memamerkan kemolekan tubuh. Cerita My Week With Marilyn seperti sebuah buku harian seorang anak muda tentang pertemuannya dengan sang idola.

Berkat Michelle Williams, penonton bisa melihat emosi cerita dari diari Colin Clarke. Pemuda itu bekerja sebagai asisten ketiga sutradara Sir Laurence Olivier selama produksi film The Prince dan Showgirl. Colin hanyalah pemuda dengan gairah tinggi untuk bekerja di industri perfilman. Di awal karirnya, Marilyn datang untuk melakukan syuting pertama kalinya ke Inggris. Dan cerita mereka pun dimulai.

Sebelum memutuskan Michelle Williams berperan sebagai Marilyn Monroe, beberapa nama artis Hollywood disebut sebagai kandidat potensial. Menurut laporan Digital Spy, pada Agustus 2009 Kate Hudson, Amy Adams dan Scarlett Johansson mengikuti kasting peran Monroe. Tiga bulan kemudian, Williams bertemu produser film dan berkomitmen memerankan Marilyn Monroe. Selama enam bulan ia menghabiskan waktu membaca biografi, catatan harian, surat, puisi Monroe. Agar aktingnya lebih mengigit ia juga mempelajari foto, film dan rekamannya serta belajar koreografer.

Peluncuran awal My Week With Marilyn pada pekan Thanksgiving 2011 di Amerika Serikat lalu sukses meraih untung US$ 2 juta atau sekitar Rp18 miliar. Seperti dilaporkan Box Office Mojo, film tersebut ditayangkan di 123 lokasi teater pada 23 dan 24 November 2011. Sutradara Simon Curtis mengatakan My Week With Marilyn bukanlah film biografi melainkan film yang menangkap satu momen kehidupan glamor Marilyn Monroe.

Drama remaja
Sebuah peran yang dibintanginya bersama Katie Holmes dalam drama remaja sukses Dawson's Creek (1998-2003) melejitkan nama Williams dalam industri televisi. Ketika itu ia memerankan Jen Lindley yang digambarkan sebagai gadis remaja yang hasrat pergaulannya tumbuh terlalu cepat. Karakternya saat itu sesuai dengan usianya. Gadis remaja yang masih rapuh dan tampak girly. 'Baby voice' selalu menjadi ciri khas suaranya.

Sementara drama remaja Dawson's Creek masih berlangsung, Williams mulai tampil dalam produksi film 'mainstream' pertamanya, Hallowen H20: 20 Years Later. Film itu sukses meraup untung US$55 juta. Padahal anggaran film sebesar US$17 juta.

Di tahun 1999, Williams dan Kirsten Dunst pernah sama-sama membintangi film komedi Dick. Namun karier film Williams mendapat pengakuan publik dalam film Brokeback Mountain. Film kontroversial yang disutradai Ang Lee ini menggambarkan hubungan homoseksual antara Ennis Del Mar dan Twist Jack. Williams sendiri berperan sebagai istri Ennis bernama Alma. Film produksi tahun 2005 itu menjadi hit box office dan meraih untung US$178 juta di seluruh dunia dengan biaya produksi US$14juta. Williams pun mendapat nominasi sebagai Best Supporting Actress dan memenangkan tiga penghargaan di Academy Awards ke-78.

Mengenai kehidupan pribadi perempuan bernama lengkap Michelle Ingrid Williams ini jarang terekspos. Namun setelah hubungannya dengan aktor Brokeback Mountain, Heath Ledger yang kemduian menghadirkan seorang anak perempuan bernama Matilda Rose Ledger, ia sering dikuntit paparazzi. Sayangnya, hubungan Williams dan Ledger kandas di tahun 2007. Setelah mantan kekasihnya ditemukan meninggal dunia akibat overdosis pada Januari 2008, Williams sempat tertekan karena ia dan anak perempuannya menjadi incaran media. Sampai saat ini ia terus berjuang demi anak perempuannya yang telah berusia enam tahun.

"Saya mendedikasikan Golden Globe ini untuk Matilda. Saya menganggap diri saya yang pertama adalah seorang ibu. Kemudian aktris. Putri saya, Matilda selalu menghadirkan keberanian dan kegembiraan dalam kehidupan. Pelukan dan ciumannya membuat saya selalu semangat bekerja," akunya saat menerima Golden Globe Award seperti dilansir celebrity-gossip.net. (*/OL-06)


BERITA TERKAIT
image image image image image