SAMANTHA Ettus penulis buku terlaris tentang kepribadian memberikan kiat bagi perempuan pekerja untuk menyeimbangkan karier dan keluarga. "> SAMANTHA Ettus penulis buku terlaris tentang kepribadian memberikan kiat bagi perempuan pekerja untuk menyeimbangkan karier dan keluarga. , perempuan, sex, cantik, beauty, fashion ,media, indonesia, berita, aktual, editorial, politik, kriminal, olahraga, polkam, ekonomi, hukum, nusantara, jabotabek, sains, teknologi, keamanan, hiburan, entertain, artist, sby, lapindo, internasional, tsunami, gempa, gempa bumi, longsor, pariwisata, sepakbola, humaniora, asian games, sea games, olimpiade, pemilu, pilkada, gubernur, kepala daerah, bupati, wali kota, walikota, dpr, mpr, menteri, negara, presiden, wapres, kala, metrotv, paloh, surya paloh">
Kamis, 02 Februari 2012 11:35 WIB
Strategi Seimbangkan Karier dan Keluarga
Penulis : Annisa Indri Lestari

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Strategi_Seimbangkan_Karier_dan_Keluarga

impactlab.net

SAMANTHA Ettus penulis buku terlaris tentang kepribadian memberikan kiat bagi perempuan pekerja untuk menyeimbangkan karier dan keluarga. Berikut ini teknik dan strategi agar kehidupan rumah tangga dan pekerjaan berjalan selaras:

1.Jadikan pasangan sebagai mitra sejajar

Anda dan suami harus sama-sama terlibat dalam pengasuhan anak. Coba jadwalkan selama seminggu kebiasaan anak-anak dari bangun pagi dan bersekolah.

2.Selalu ada untuk keluarga

Luangkan waktu bersantai dan berlibur dengan keluarga. Hal mudah lainnya, misalnya di pagi hari Anda tidak sempat menemani anak-anak sarapan dan ke sekolah, temani dan berbincang ringan dengan mereka sebelum tidur.

3.Buat jadwal yang ditetapkan untuk waktu keluarga

Meskipun Anda dan suami memiliki jadwal kerja yang bervariasi, atur waktu khusus untuk bersama keluarga. Anda dapat menyiapkan hidangan sarapan atau makan malam.

4.Waktu tidur bersamaan dengan pasangan

Jika Anda dan pasangan tidak pernah ketemu jadwal tidur yang bersamaan akan menciptakan tekanan dalam hubungan seksual. Untuk itu lakukan hubungan intim secara spontanitas pada malam hari.

5.Waktu tidur yang cukup

Kurang tidur akan menyebabkan seseorang depresi. Apalagi ibu bekerja yang tidak cukup tidur cenderung mengalami kecelakaan emosional dan fisik.(*/X-13)

MORE INFO
Kamis, 24 Mei 2012 09:00 WIB
Senin, 21 Mei 2012 09:00 WIB
Kamis, 17 Mei 2012 16:00 WIB
Senin, 14 Mei 2012 12:30 WIB
Senin, 14 Mei 2012 09:00 WIB
Jumat, 11 Mei 2012 16:31 WIB
Senin, 30 April 2012 14:00 WIB
Kamis, 26 April 2012 09:00 WIB
Rabu, 25 April 2012 15:15 WIB
Selasa, 24 April 2012 16:40 WIB
Senin, 23 April 2012 15:10 WIB
Kamis, 19 April 2012 16:45 WIB
image image image image image