Rabu, 01 September 2010 11:15 WIB
Kenyamanan Menginap di Tokyo
Penulis :

CETAK

KIRIM

DIGG

FACEBOOK

Kenyamanan Menginap di Tokyo

Kamar Hotel -- shangri-la.com

SETIAP perlengkapan mewah di Hotel Shangri-La Tokyo tampaknya dirancang untuk membuat pengunjung lupa bahwa hotel ini berdiri di atas Stasiun Tokyo, salah satu stasiun tersibuk di ibukota.

Dari pintu masuk rahasia, Anda akan dibawa naik ke lobi lantai 28, sebuah ruang yang dihiasi dengan anggrek segar, tempat lilin dan sofa mewah.

Hotel yang dibuka pada Maret 2009 ini mempunyai interior dengan lebih dari 2.000 karya seni dan tempat lilin, termasuk fixture Ceko. Misi tidak mungkin yang coba dilakukan Hotel Shangri-La adalah menciptakan suasana resort di atas kekacauan kota.

Bagian dari proyek berskala besar dengan 202 kamar di lantai atas sebuah menara ramping ini berada dekat Istana Karajaan, Nihonbashi, dan Ginza.

Beberapa jenis kamar yang ditawarkan adalah superior, deluxe, deluxe bay view, premier, premier bay view, dan premier city view.

Di salah satu kamar deluxe, Anda akan menemukan ruangan yang luas dan modern dengan interior kayu, banyak bantal, cermin dan meja tulis kayu.

Riasan berteknologi tinggi di dalam kamar termasuk TV layar datar dengan speaker Bose dan bebas Wi-Fi. Kontrol canggih yang ada juga memungkinkan Anda untuk berbagai pengaturan cahaya ruangan.

Beralih ke kamar mandi yang terpisah dari kamar tidur dengan dinding kaca, Anda akan menemukan ruang yang cukup besar untuk menampung dua orang sekaligus. Semua fasilitas kamar ini pastinya akan membuat Anda nyaman menghabiskan malam.

Bila ingin memanjakan lidah Anda, hotel ini menawarkan dua restoran dengan tema yang berbeda yaitu Nadaman dan Piacere.

Di lantai 28, restoran bergaya Italia, Piacere, menawarkan masakan istimewa dan anggur yang baik dengan pemandangan taman kerajaan di bawahnya. Sedangkan di lantai 29, restoran bergaya Jepang, Nadaman, menawarkan menu makanan standar Jepang.

Selain memanjakan lidah, Anda juga bisa memanjakan tubuh di Chi, sebuah spa cantik tapi mahal. Biaya pijat setengah hari di sini JPY 120.000 (sekitar Rp12,7 juta).

Biaya menginap per malam di Hotel Shangri-La Tokyo yang tepatnya berada di 1-8-3 Marunouchi, Chiyoda, mulai dari JPY 41.400 (sekitar Rp4,4 juta). Meskipun terbilang mahal, namun sebanding dengan kemewahan yang akan Anda dapat. (Nytimes/*/X-12)
MORE INFO
04 Februari 2012 11:45 WIB
Selasa, 31 Januari 2012 16:15 WIB
Minggu, 29 Januari 2012 15:45 WIB
Jumat, 27 Januari 2012 14:07 WIB
Rabu, 25 Januari 2012 12:05 WIB
Rabu, 18 Januari 2012 12:45 WIB
Selasa, 17 Januari 2012 16:05 WIB
Selasa, 17 Januari 2012 13:35 WIB
Selasa, 17 Januari 2012 11:05 WIB
Minggu, 15 Januari 2012 12:35 WIB
14 Januari 2012 08:45 WIB
Rabu, 11 Januari 2012 08:45 WIB
image image image image image